Tampilkan postingan dengan label SUMATERA UTARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUMATERA UTARA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 September 2015

Juara Piala Kemerdekaan, Punggawa PSMS Disambut Plh Wali Kota Medan

Seribuan pendukung setia PSMS Medan menyambut kedatangan Tim Ayam Kinantan di Lapangan Benteng Medan, Selasa (15/9/2015). Dengan penuh histeris mereka tak putus-putusnya mengelu-elukan para punggawa tim besutan Suharto AD usai keluar sebagai kampiun Piala Kemerdekaan 2015 setelah menang dramatis atas Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu (13/9/2015). 
Sukses Legimin Raharjo cs ini langsung mendapat apresiasi penuh dari Pemko Medan, terutama Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis.

Sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas perjuangan para punggawa PSMS yang telah tampil habis-habisan sepanjang pertandingan, sehingga berhasil mengakhiri puasa gelar setelah terakhir kali keluar sebagai juara Perserikatan tahun 1985, Plh Wali Kota pun membuat syukuran sederhana di Lapangan Benteng bersama dengan para suporter fanatik PSMS seperti SMEcK dan Kampak maupun organisasi masyarakat.

Sebelumnya mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu menyambut kepulangan seluruh punggawa Ayam Kinantan di Kuala Namu International Airport (KNIA). Rombongan baik itu pemain, pelatih dan manajemen dikalungi bunga sebagai ucapan rasa terima kasih. Setelah itu rombongan pemain diarak keliling Kota Medan bersama dengan piala kebanggaan yang baru berhasil direbut. Keberhasilan ini diharapkan menajdi momentum kebangkitan sepakbola di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan yang sudah lama mati suri.

Menurut Plh Wali Kota, syukuran sederhana  ini digelar karena PSMS merupakan ikon Kota Medan. Untuk itu dia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersungguh-sungguh memberikan perhatian kepada tim yang dibentuk tahun 1950 tersebut. Apalagi  tim berlambang daun tembakau ini telah menunjukkan prestasi kepada seluruh pecinta sepakbola di Sumut, khususnya Kota Medan dengan menjauarai Piala Kemerdekaan 2015.

“Saya berharap prestasi hari ini menjadi bagian dari motivasi dan semangat dalam berprestasi di kemudian hari. Euforia ini jangan sampai berlarut-larut, sebab tantangan ke depan jauh lebih sulit lagi  dari pada apa yang kita raih hari ini. Teruslah berlatih dan tingkatkan  kualitas, sehingga gelar juara dapat diraih kembali PSMS dalam kejuaraan apapun. Sudah saatnya PSMS bangkit dan berjaya kembali setelah sekian lama minim prestasi,” kata Plh Wali Kota.

Selanjutnya Syaiful mengungkapkan, keberhasilan PSMS ini tidak terlepas dari campur tangan orang-orang yang selama ini memberikan perhatian penuh yakni Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi. Sebab, mantan Pangdam I/BB itu telah memacu semua untuk mendukung kebangkitan PSMS. Untuk itulah kepeloporan Pangkostrad dapat diteruskan dan terus menjaga Ayam kinantan agar tetap memberikan prestasi yang membanggakan.

“Kita berharap akan ada Bapak Edy Rahmayadi lainnya yang siap menyokong tim kebanggaan warga Sumatera Utara dan Kota Medan ini, sehingga PSMS Medan kembali berjaya di kancah persepakbolaan tanah air. Sekali lagi atas nama seluruh jajaran Pemko Medan dan warga Kota Medan, saya mengucapkan terima kasih atas prestasi ini. Kami semua menunggu prestasi-prestasi selanjutnya,” harapnya.

Selain doa bersama, syukuran juga diisi dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan Plh Wali Kota. Potongan nasi tumpeng itu langsung diberikan kepada il capitano PSMS Legimin Raharjo. Kemudian unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumatera Utara dan Kota medan secara bergiliran memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada pengurus serta perwakilan supporter fanatik Ayam Kinantan.

Syukuran ini turut dihadiri Sekda Provinsi Sumatera Utara H hasban Ritonga SH, unsur FKPD Sumut dan Kota Medan, Drs Dzulmi Eldin S MSi tokoh masyarakat sekaligus penasehat PSMS, mantan pemain PSMS,  tokoh-tokoh olahraga, pimpinan SKPD Provinsi Sumut dan Kota Medan, serta  Ketua MPC PP Kota Medan AR Batu Bara.

Ketua Umum PSMS Medan, Dr Mahyono mengaku sangat bangga dengan prestasi yang baru ditorehkan ini, sebab sudah lama tim yang juga berjuluk The Killer tidak meraih prestasi. Menurut dia, keberhasilan ini tidak terlepas dari sosok Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi yang berhasil membangkitkan kembali Ayam kinantan dari mati suri dan berhasil kembali juara.

“Inilah titik awal kebangkitan sepakbola di Sumut dan Kota Medan. Ke depan mari kita sama-sama menjadikan Medan sebagai industri sepakbola. Untuk itu kita harus terus melakukan pembinaan sehingga melahirkan bibit-bibit  pesepakbola yang mampu mengharumkan nama daerah ini dalam persepakbolaan nasional maupun internasional,” ungkap Mahyono.

Sedangkan tokoh masyarakat sekaligus penasehat PSMS, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, menegaskan seluruh lapisan masyarakat harus membela dan membantu PSMS agar terus meraih prestasi.  Salah satu upaya yang harus dilakukan dengan memperbaiki fasilitas para pemain seperti perbaikan Stadion Teladan dan Mess Kebun Bunga.

Rombongan punggawa PSMS tiba di KNIA sekitar pukul 09.00 WIB. Selain PLH Wali Kota, rombongan juga disambut Kolonel KF Siregar selaku penanggung jawab PSMS, Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan, Ketua DPRD Medan Hendry Jhon Hutagalung serta perwakilan supporter. Usai pengalungan bunga, rombongan selanjutnya diangkut dengan belasan mobil terbuka diiringi seribuan suporter PSMS menuju Lapangan Benteng.

Arak-arakan ini melintasi Tanjung Morawa, Amplas, Jalan Ring Road. Kodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandar Muda, Jalan gajah Mada, Jalan S Parman, Jalan Kapten Maulana Lubis dan berakhir di Lapangan Benteng. Selama perjalanan dari bandara menuju Lapangan Benteng, masyarakat pun mengelu-elukan para punggawa PSMS sambil  berteriak, “Hidup PSMS” berulangkali.(mbz/mdn)

SUMBER : http://www.medanblitz.com/berita-3497-juara-piala-presiden-punggawa-psms-disambut-plh-wali-kota-medan.html
Read More..........

Mengenal PSMS Medan, Juara Piala Kemerdekaan 2015

Lama tenggelam dari belantika sepak bola Tanah Air, PSMS Medan akhirnya muncul ke permukaan. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu menunjukkan tajinya usai merebut gelar juara di Piala Kemerdekaan yang digagas Tim Transisi Menpora. 

Final turnamen yang diikuti tim-tim Divisi Utama ini digelar di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Meski tampil di "Tanah Rantau" toh anak-anak Medan tidak gentar dan tampil cukup tenang sepanjang pertandingan.  

Menghadapi Persinga Ngawi, Legimin Raharjo Cs sebenarnya sempat tertinggal menit ke-26 lewat gol Jefri Kurniawan. Perjuangan Ayam Kinantan kian berat setelah wasit mengusir Asrul Rohundua menit ke-38 akibat 2 kartu kuning.

Namun dengan 10 pemain PSMS justru tampil lebih terorganisir. Ayam Kinantan bahkan menyamakan kedudukan lewat gol Aldino Herdianto pada menit ke-61 memanfaatkan tendangan bebas pemain lawas Ayam Kinantan Legimin Raharjo. 

Permainan kembali berlangsung semakin ketat. Namun Legimin tampil sebagai pahlawan PSMS usai mencetak gol pada pada menit ke-91. Pemain 34 tahun itu merobek jala Persinga dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk PSMS. 

Kemenangan ini seakan membangkitkan kembali memori kebesaran PSMS. Di era perserikatan tim asal Kota Medan itu sempat menjadi momok bagi lawan-lawannya. Sepak bola "rap-rap" khas anak Medan plus dukungan fanatik suporternya membuat tim berjuluk Ayam Kinantan disegani tidak hanya di dalam negeri tapi oleh tim-tim manca negara.
Read More..........

Sibuk Atur Lalulintas, Polisi Ini Ditampar Pria Tionghoa

Seorang pemilik toko genset di Jalan Surabaya, Kecamatan Medan Kota menampar polisi lalulintas. Pria etnis Tionghoa itu tak senang saat diminta memindahkan mobilnya karena telah membuat kemacetan panjang.
Informasi yang dihimpun medansatu.com, Selasa (15/9/2015) menyebutkan, peristiwa itu dialami oleh Brigadir Fandi, anggota Satlantas Polresta Medan. Peristiwanya terjadi kemarin petang. Saat itu ia sedang bertugas mengatur arus lalulintas di Jalan Surabaya Simpang Jalan Pandu.
Karena ada mobil yang diparkir dua lapis di depan toko genset, kemacetan panjang pun terjadi hingga ke Jalan Pandu. Brigadir Fandi lalu mendatangi toko genset itu. Ia meminta agar mobil penyebab kemacetan itu dipindahkan ke tempat lain, sehingga tidak menghalangi arus lalulintas.
Tiba-tiba saja pemilik mobil yang juga pemilik toko genset itu keluar dari rukonya. Ia langsung marah-marah, dan langsung menampar wajah Brigadir Fandi. Polisi ini hanya diam saat ditampar, ia tak melakukan perlawanan.
Bersama rekannya, Brigadir Fandi lalu memanggil kepala lingkungan (kepling). Bersama kepling, Brigadir Fandi dan rekannya lalu masuk ke dalam ruko. Namun pria Tionghoa yang menamparnya tak ada lagi di dalam.
Kasus penganiayaan dan penghinaan ini lalu dilaporkan Brigadir Fandi ke Polsek Medan Kota. Namun saat akan membuat laporan, Brigadir Fandi mendengar pria Tionghoa penamparnya akan membuat laporan balik ke Polresta Medan. Brigadir Fandi pun langsung cabut, dan membuat laporan ke Polresta Medan.
“Awalnya akan membuat laporan di sini, tapi yang nampar juga membuat laporan ke Polresta Medan. Makanya Brigadir Fandi juga membuat laporan ke Polresta Medan,” ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol Ronald F Sipayung saat dikonfirmasi.
SUMBER : http://medansatu.com/berita/9258/sibuk-atur-lalulintas-polisi-ini-ditampar-pria-tionghoa/
Read More..........

KPK Periksa 107 Mantan dan Anggota DPRD Sumut

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan pemeriksaan para mantan dan anggota DPRD Sumatera Utara di Markas Komando Brimob Polda Sumut, Jalan Wahid Hasyim Medan.
Sejumlah 107 mantan dan anggota dewan yang telah menjalani pemeriksaan KPK di Mako Brimob tersebut, dimulai sejak Senin (14/9) sampai Kamis (17/9). Inilah 107 daftar nama anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang diperiksa KPK di Mako Brimob:
Senin 14 September 2015
Muslim Simbolon, Robert Nainggolan, Marahalim Harahap, Mustofawiyah, Rahmat P Hasibuan, Khairul Fuad, Ahmad Ikhyar Hasibuan (batal diperiksa KPK karena menunaikan ibadah haji), Ramli Sopar Siburian, John Hugo Silalahi, Megalia Agustina, M Faisal, Hardi Mulyono, Analisman Zalukhu, Hidayatullah, Aduhot Simamora, Elezaro Duha, Rinawati Sianturi, Washington Pane, Oloan Simbolon, Sonny Firdaus, Yan Syahrin, Mulyani, Rooslynda Marpaung, Imam B Nasution, dan Abu Bokar Tambak.
Selasa 15 September 2015
Ali Jabbar Napitupulu, Palar Nainggolan, Tahan M Panggabean, Rijal Sirait, Hasbullah Hadi, Layari Sinukaban, M Yusuf Siregar, Meilizar Latif, Fadly Nurzal, Enda Mora Lubis, Ida Budiningsi, T Dirkhansyah Abu Subhan Ali, Ristiawati, Arifin Nainggolan, Nurhasanah, Tunggul Siagian, Jamaluddin Hasibuan, Tiasisah Ritonga, Andi Arba, Bustami HS, Tohonan Silalahi, Arlene Manurung, Darmawan Sembiring, Murni Elieser, Verawaty Munthe, dan Rahmianna Delima Pulungan.
Rabu 16 September 2015
Parluhutan Siregar, Biller Pasaribu, Mulkan Ritonga (gagal diperiksa karena sakit), Janter Sirait, Isma Padly Ardya Pulungan, Helmiati, Richard Eddy M Lingga, Evi Diana, Syafrida Fitrie, Sudirman Halawa, Indara Alamsyah (2014-2019), Japorman Saragih, Taufan Agung Ginting, Budiman P Nadapdap, Syamsul Hilal, Alamsyah Hamdani, Brilian Moktar, Effendi S Napitupulu, Tagor Pandapotan Simangunsong, Fahru Rozi, Irwansyah Damanik, Dtm H Abul Hasan Maturidi, Ahmad Hosen Hutagalung, Nurul Azhar Lubis, Tones Sianturi, dan Zulkifli Efendi Siregar.
Kamis 17 September 2015
Ajib Shah, Kamaluddin Harahap, Zulkarnain (Zul Jenggot), Muhammad Afan, Sigit Pramono Asri, Saleh Bangun, Chaidir Ritonga, Eddi Rangkuti, Muhammad Nuh, Restu Kurniawan Sarumah, Nur Azizah Tambunan, Musdalifah, Amsal Nasution, Pasiruddin Daulay (Ance), Taufik Hidayat, Hamamisul Bahsan, Muhammad Nasir, Ahmad Aswan Waruhu, Ferry Suando Tanury Kaban, Siti Aminah, Raudin Purba, Zulkifli Husein, Basyir (menunaikan ibadah haji), Ikhrimah Hamidi (2014-2019), Syahrial Harahap, dan Timbas Tarigan.
Selain memeriksa para mantan dan anggota DPRD Sumut di Mako Brimob, KPK juga memeriksa beberapa pejabat di Pemerintah Provinsi Sumut di antaranya  Sekwan DPRD Sumut, Randiman Tarigan hadir pada Selasa (15/9). Kadis Tarukim Sumut, Binsar Situmorang dan Kabiro Hukum Setdaprovsu, Sulaiman Hasibuan pada Rabu (16/9). Kadistamben Sumut, Edi S Salim dan Kabiro Hukum Setdaprovsu, Sulaiman Hasibuan pada Kamis (17/9).
SUMBER : http://waspada.co.id/medan/107-mantan-dan-anggota-dprd-sumut-diperiksa-kpk/
Read More..........

Minggu, 11 Januari 2015

REUNI AKBAR-II AKP/STIE PERBANAS-TRIKARYA AKAN DIGELAR 17 JANUARI 2015



Ikatan Alumni AKP/AIP/STIE PERBANAS – TRIKARYA MEDAN akan melaksanakan Reuni Akbar-II  yang akan digelar pada 17 Januari 2015 di Gedung Serbaguna PRSU/Tapian Daya Medan, menurut Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Hendry Effendi bahwa persiapan acara reuni tersebut sudah rampung 90 % dan banyak alumni yang telah konfirmasi kehadirannya, termasuk alumni yang berada di Jakarta, Surabaya dan daerah lainnya. Acara reuni akan langsung dihadiri oleh Prof.DR.Hj,Djanius Djamin,SH,MS sebagai Pimpinan Yayasan AKP/AIP/STIE Perbanas-Trikarya Medan yang telah menyatakan kesediaannya untuk hadir pada acara tersebut, disamping juga para dosen yang pernah menjadi staff pengajar di kampus ekonomi dan perbankan tersebut, sambung Hendry yang didampingi oleh beberapa panitia lainnya.

Sementara itu Ketua Umum Ikatan Alumni, H.Erwin Siregar menyatakan harapannya kepada seluruh alumni untuk meluangkan waktunya guna meningkatkan semangat kebersamaan dan persaudaraan sesama alumni yang telah dibina selama ini, “Kita berharap agar Reuni-II ini akan berlangsung sukses sebagaimana acara serupa yang pernah digelar pada tahun 2011 yang lalu, suksesnya acara bukan hanya menjadi tanggung jawab kepanitiaan tetapi seluruh pengurus Ikatan Alumni Perbanas dan Trikarya”.

Drs.H.Panusunan Pasaribu selaku salah seorang penasehat pada saat meninjau lokasi acara bersama sejumlah panitia lainnya di PRSU pada minggu (11/01/2015) memberikan berbagai saran dan masukan kepada panitia, beliau berharap agar seluruh alumni dari angkatan pertama sampai yang terakhir dapat hadir. “Panitia harus bekerja keras mengundang alumni secara maksimal agar kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik karena acara reuni tidak hanya menjadi kegiatan nostalgia semata tetapi bisa sebagai  fase awal untuk menyusun berbagai program sosial kemasyarakatan agar kehadiran para alumni perbanas maupun trikarya ini dapat dirasakan secara langsung ditengah-tengah masyarakat, saya yakin bahwa seluruh alumni memberikan dukungannya terhadap acara ini”.

“Alumni yang belum memperoleh undangan secara resmi khususnya alumni yang berada di luar Kota Medan dapat mengambilnya kepada panitia yang telah ditunjuk untuk itu atau dapat juga diperoleh di lokasi acara” sebut Hendry mengakhiri.


Read More..........

Selasa, 09 Desember 2014

Hewan Langka, 4 Harimau Benggala Jadi Penghuni Baru Kebun Binatang Medan

Kebun Binatang Medan mendapatkan koleksi hewan peliharaan baru yang tergolong langka.
Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) menambah koleksi hewan langka yang dimilikinya dengan kelahiran empat ekor Harimau Benggala (Phantera tigris-tigris).
"Keempat anak harimau tersebut lahir dengan selamat dan normal tanpa bantuan medis dari tim dokter pada 7 November 2014 lalu," kata Kepala Urusan Kesehatan Hewan Kebun Binatang Medan drh Sucitrawan di Medan Senin (1/12/2014).
Saat ini keempat anak harimau tersebut masih berada di ruang isolasi dibawah pengawasan tim dokter dan belum dapat dipertontonkan kepada masyarakat demi menjaga kondisi mereka tetap stabil.
Keempatnya juga masih mendapat susuan langsung dari induknya di dalam kandang. Selain itu, tim dokter juga memberikan asupan tambahan demi menjaga kodisi anak dan induk harimau tersebut.
Keempat anak harimau yang berjenis kelamin jantan tersebut lahir dari pasangan Wessa yang berusia sembilan tahun dan Avatar usia delapan tahun, yang sudah setahun menjadi koleksi Kebun Binatang Medan dari Kebun Binantang Ragunan.
"Yang menarik, keempat anak harimau tersebut bercorak berbeda, yakni dua corak hitam putih dan dua lagi kuning putih. Mudah-mudahan keempatnya dapat bertahan hidup hingga dewasa karena saat ini sudah termasuk hewan langka," katanya.
Sepanjang tahun ini ada dua harimau koleksi Kebun Binatang Medan yang melahirkan yakni Harimau Sumatera yang melahirkan empat anak pada Mei 2014 lalu dan Harimau Benggala yang juga melahirkan empat ekor anak.
Dengan kelahiran anak-anak harimau tersebut, maka total jumlah koleksi harimau di Kebun Binatang Medan saat ini sebanyak 20 ekor.
Sebanyak 12 diantaranya adalah Harimau Sumatera, sedangkan delapan lagi Harimau Benggala.
"Mengenai nama yang akan diberikan kepada Harimau Benggala yang baru lahir itu, kita masih menunggu dari Pemkot Medan," katanya.
Read More..........

Minggu, 09 Februari 2014

Yang Muda Yang Mendengar

Pemilu 2014 yang kurang dari 60 hari digelar menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk merajut silaturrahim bersama berbagai kalangan masyarakat, mulai dari kalangan pemilih pemula hingga pemilih yang berusia dewasa bahkan tokoh-tokoh tua, berdiskusi dengan berbagai kalangan yang dilatar belakangi oleh berbagai macam profesi dan pendidikan itu ternyata banyak memberikan warna dan keunikan tersendiri.

 H.Hendra Cipta,SE calon anggota DPRD Sumut dapil sumut 4 (Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi) dalam berbagai kesempatan sosialisasinya selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan nasehat dan petuah yang syarat dengan berbagai pengalaman hidup dari tokoh-tokoh tua yang ada di lokasi yang menjadi tempat ia bersosialisasi. Baginya hal ini adalah bekal yang sangat berharga jika nantinya terpilih menjadi wakil masyarakat di DPRD Sumut. Pengetahuan yang diperoleh dari luar pendidikan formal yang tidak bisa disusun berdasarkan teori-teori akademik. Tetapi diperoleh melalui perjalanan kehidupan sang tokoh, mencerahkan pemikiran dan menambah wawasan sosial yang alamiah.

Seorang tokoh tua pernah membisikan kepadanya bahwa masyarakat "wani piro" sudah saatnya dilawan secara santun oleh anak-anak muda yang memiliki gagasan dan ide ke masa depan yang lebih baik untuk menghasilkan anggota DPRD yang memang lahir dari rahim masyarakat kecil dan berkualitas. DPRD menurutnya sebaiknya bukanlah sarangnya para orang-orang berharta banyak dan tidak dekat dengan rakyat. mereka tidak berhak untuk membeli suara rakyat dan pada akhirnya akan menyengsarakan rakyatnya selama 5 tahun. Masyarakat idealis masih ada di dalam masyarakat kita katanya, tinggal bagaimana kita menjemputnya dan menggiringnya ke TPS dan pada akhirnya akan menjatuhkan pilihannya pada kita. 

Lelaki tua itu menitipkan sebuah pesan bahwa masyarakat kita akan tergerak hatinya jika kita memintanya kepada Sang Pemilik Hati, Allah SWT, agar kita bisa didekatkan kepada yang baik-baik dan dijauhkan dari yang kurang baik. Sunnatullah akan memisahkan kedua hal itu katanya.


Read More..........

Minggu, 02 Februari 2014

Tekad "Menang" Kaum Tani

Calon Anggota DPRD Sumut dari Partai Amanat Nasional nomor urut Satu, H.Hendra Cipta,SE mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai pada saat melakukan perkenalan dan sosialisasi bersama Tim Relawan dari kalangan petani dan pengurus Partai.


Dalam kesempatan tersebut Hendra menyampaikan berbagai macam persoalan yang kerap menjadi kendala Tim Relawan dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat, fenomena turunnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai politik dan anggota dewan yang menjadi wakil mereka, tingginya angka golput dalam setiap proses demokrasi menunjukkan sikap pesimistis masyarakat itu, padahal masyarakat diberikan hak untuk mengevaluasi dalam 5 tahun sekali terhadap para wakilnya yang duduk di DPRD. "Tugas aktivis partai politik dan aktivis demokrasilah yang harus memberikan pencerahan kepada masyarakat secara benar, jika masyarakat menggunakan haknya secara benar dan merdeka, Insya Allah akan lahir pemimpin yang adil dan amanah" kata Hendra

Pertemuan yang dihadiri 200 orang relawan dan tim pemenangan itu melahirkan kebulatan tekad untuk memenangkan paket 911 dari Partai Amanat Nasional, Junaidi, SE (Caleg DPRD Sergai Dapil 4 dengan Nomor urut 9), H.Hendra Cipta,SE (Caleg DPRD Sumut Dapil Sumut 4 nomor urut 1) dan H. Mulfachri Harahap (Caleg DPR-RI dengan nomor urut 1 dari dapil sumut 1).




Read More..........

Kamis, 19 Desember 2013

MULFACHRI HARAHAP FASILITATOR PERAYAAN MILAD MUHAMMADIYAH KE 104/101 DI MEDAN


Medan - Milad Muhammadiyah ke 104/101 yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan, Minggu (8/12) dihadiri oleh mantan Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Amin Raisdi Gedung Serbaguna Jalan Pancing Medan. Mantan Ketua PP Muhammadiyah sekaligus menjadi pembicara tunggal.

Selain dihadiri mantan Ketua PP Muhammadiyah itu, sejumlah tokoh Muhammadiyah dan PAN juga terlihat di acara tersebut. Diantaranya fasilitator acara H. Mulfachri Harahap yang juga Ketua  Bappilu DPP PAN, anggota DPR Ibrahim Sakti Batubara, Ketua PW Muhammadiyah Prof DR Asmuni MA, Ketua PD Muhamadiyah Kota Madan Adrika, Ketua MUI Kota Medan Prof DR M Hatta dan ketua PD Aisyiah Kota Medan Hj Indarsih serta pengurus cabang dan ranting lainnya.

Dalam acara itu, Amin Rais memberikan tausyiah serta dirangkai dengan gerakan amal soleh yang dipandu Ibrahim Sakti Batubara serta pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Mandala Bypass. Plt Walikota Medan Duzlmi Eldin, yang hadir di acara tersebut menilai, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia. Kedudukan dan peranan Muhammadiyah dikenal cukup kuat dan besar terutama dalam mendukung proses pembangunan sekaligus berperan penting dalam menjaga keharmonisan, kerukunan umat beragama di tengah-tengah masyarakat.


Saat menyampaikan pidatonya pada Milad Muhammadiyah ke-104, Amien Rais mengajak warga organisasi itu untuk meningkatkan tahlilan. ‘’Saya sudah sejak lama suka tahlilan,’’ katanya. Amien Rais menyebutkan ada level tahlilan yang harus dilakukan. Pertama, tahlilan lewat hati, tahlilan dengan lisan, dan tahlilan dengan raga. ‘’Kata nabi, bumi yang kaya raya dan luas ini, hanya selembar sayap nyamuk bila dibandingkan dengan Lailah Haillalah. Karenanya, teruslah melakukan tahlilan dengan hati,’’ katanya.

Adapun tahlilan dengan lisan, menurut Amien Rais, adalah zikir yang dilakukan lewat ucapan. Untuk tahlilan dengan lisan ini, dia mengaku melakukannya pada setiap olah raga lari pagi. ‘’Pada setiap langkah saat saat jogging, saya berzikir. Kalau kita lari 10 km, sudah berapa ribu kali kita berdzikir,’’ katanya.

Sedangkan tahlilan dengan raga, maksudnya memperbanyak gerakan amal shaleh. Amien Rais mengaku sedikit miris melihat kondisi warga Muhammadiyah sekarang ini. Karena, untuk membangun gedung yang nilainya tidak seberapa saja harus dengan menggerakkan seluruh kemampuan yang ada. ‘’Itu karena sekarang ini tahlilan dengan raga kita sangat kurang,’’ katanya.

Milad Muhammadiyah kemarin dihadiri lebih kurang 6.000 warga Muhammadiyah. Baik dari tingkat wilayah, sampai ke tingkat cabang dan ranting
Read More..........

Rabu, 20 November 2013

catatan idul qurban 1434 H

Orang lain selalu memberikan dukungan kepada kita meski sekecil apapun, kita adalah makhluk sosial yg hrs senantiasa membutuhkan support org lain. Tapi terkadang kita sering menganggap seluruh yg kita capai hari ini karena kemampuan diri kita sendiri, sikap ke-aku-an yg kerap ada dlm diri kita. Sikap hewani yg menjadi tantangan hidup bagi seorang anak manusia. Sikap yang sering membuat kita merasa besar kepala, tinggi sebenang atau lainnya.

Sebaliknya kita sering merasa punya andil besar terhadap capaian orang lain, kita merasa memberikan kontribusi yg begitu besar, padahal kita sering cenderung utk berpihak kepadanya disebabkan kita menitipkan setidaknya sebagian dari kepentingan kita padanya, memihak karena butuh akan sesuatu, tidak ada keikhlasan dan ketulusan disana.

Kita merasa lebih punya andil besar terhadap orang lain, dan menganggap orang lain tidak punya peran apapun dari yg kita raih, inilah sifat hewani di diri kita, sifat yg memang harus kita kubur dalam-dalam.

Seorang sahabat pernah berkata bahwa tidak semua orang seperti demikian, masih banyak orang-orang tulus yang mampu mengendalikan ke-aku-annya, mampu meminggirkan sifat hewaninya, dan tidak menitipkan kepentingannya, baginya memberikan kebaikan kepada orang lain pastilah akan kembali kepadanya dalam bentuk kebaikan, tidak perlu berstrategi dalam membina hubungan sosial, tidak melupakan sekecil apapun peran yang diberikan orang lain, malah melupakan perannya kepada orang lain.

Sahabatku itu benar, bahwa tidak semua manusia didominasi sifat hewaninya, memang masih sangat banyak mereka yang matanya penuh ketulusan, senyumnya dibaluri dengan keikhlasan, inilah manusia hakiki, kita mesti banyak belajar dari mereka kata sahabatku itu.

Idul adha 1434 H menjadi semangat kita utk berlatih tentang arti keikhlasan dan ketulusan, semangat kita utk belajar menyingkirkan sifat hewani di diri kita.
Selamat Idul Qurban buat para sahabatku.......
Read More..........

Jelang Pemilu 2014 DPD PAN Sergai Pembekalan Caleg

Sei Rampah (Analisa). Menjelang Pemilu Legislatif 2014 Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Serdang Bedagai (DPD PAN Sergai)  menggelar pelatihan dan pembekalan Calon Anggota Legislatif (caleg) di kantor partai Jalan Negara Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kamis (19/9) kemarin
Pembekalan Caleg yang dibuka dan ditutup Ketua DPD PAN Sergai, Soekirman (Bupati Sergai) dihadiri Ketua DPP PAN dan Panwil Sumut, Mulfachri Harahap (Caleg DPR-RI),  Ketua Litbang DPW PAN Sumut, Hendra Cipta, (Caleg DPRD Sumut), Ketua DPW PAN Sumut, Syah Affandin diwakili Sekretaris Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Sumut, Arifay Tambunan,
Selain itu Sekretaris DPD PAN Sergai, Ridwan Sitorus SE, Ketua KPPD PAN Sergai, Ir. Kaswadi, Sekretaris KPPD, Yudi SH, serta  Caleg  DPRD Kabupaten asal PAN Sergai, serta sejumlah Pengurus Harian DPD PAN Sergai.
Ketua DPD PAN Sergai, Ir,H.Soekirman pada penutupan pembekalan caleg tersebut memaparkan politik itu identik dengan seni, sehingga diharapkan kepada seluruh caleg dapat memainkan seni yang positif dalam upaya meraih simpati dari pemilih.
“Utamakan kerjasama yang baik, gotong royong yang baik guna meraih perolehan suara PAN dua digit pada Pemilu Legislatif 2014 mendatang khususnya di Kabupaten Sergai dengan tetap mengedepankan  tri sukses yakni  sukses administrasi, sukses program serta sukses Pemilu 2014,” pintanya.
Ditambahkan Soekirman, setiap caleg diharapkan mampu menunjukkan indetitas, kapasitas, integritas, kredibelitas, mobilitas, popularitas serta kapabilitas, guna meraih suara sebanyak-banyaknya dari masyarakat selaku pemilih.
Sebelumnya dalam penyampaian materinya berjudul ke PAN nan Ketua DPP PAN, H. Mulfachri Harahap memaparkan tentang sejarah dan platform PAN, serta arah perjuangan PAN yang meliputi memerjuangkan  pemerintahan sipil dengan masyarakat yang  madani dengan mengedepankan pembelaan kepentingan masyarakat tanpa membedakan latar belakang dan individu, paparnya.
Seluruh caleg PAN di semua  tingkatan  wajib mensosialisasikan paltform perjuangan PAN dalam setiap kampanyenya.
Selain itu seluruh caleg harus kompak dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi, namun kepentingan partai harus lebih diutamakan, harapnya Mulfachri.
Sebelumnya Sekretaris KPPW PAN Sumut, Drs. Aripay Tambunan dala materinya strategi pemenangan pemilu mengatakan betapa pentingnya mengatur langkah-langkah dan strategi untuk mencapai cita-cita pemenangan skala Nasional PAN pada pemilu mendatang, paparnya.
Turut mejadi nara sumber  Kakan Kesbang Linmaspol Sergai, Drs.Ramses Tambunan dengan materinya judul manajemen kepemimpinan dengan moderator Sekretaris DPD PAN Sergai, Ridwan Sitorus SE. (chair)
Read More..........

Caleg PAN Bantu 420 Paket Sembako kepada Korban Banjir

Sei Rampah, (Analisa). Caleg nomor urut 1 dari Partai Amanat Nasional (PAN) masing-masing untuk Caleg DPR-RI, H. Mulfahri Harahap SH yang juga Ketua DPP PAN, Caleg DPRD Provinsi, H Hendra Cipta SE yang juga  Ketua Litbang DPW PAN Sumut, dan Caleg DPRD Serdang Bedagai Dapil III, Drs.H.Sayutinur MPd  juga Ketua MPPD PAN Sergai didampingi Sekretris DPD PAN Sergai, Ridwan Sitorus SE, Wakil Sekretaris, Yudi SH menyerahkan bantuan 420 paket sembako kepada korban banjir di  Desa Sei Rampah, Selasa (22/10) sore.
Paket sembako berisikan beras, mie instan, gula pasir dan bubuk teh langsung diserahkan ke lokasi bencana banjir, untuk korban banjir di Jalan Sinangkung Dusun I Desa Sei Rampah sebanyak  81 paket yang diterima Ketua Posko Bencana, Rusdi Effendi Lubis.
Selanjutnya di Jalan Kancil Dusun I Desa Sei Rampah  sebanyak 85 paket  diterima Kepala Dusun I, Sri Rubiah, kemudia korban banjir di Dusun III, Kampung Mandailing dan Kampung Sipirok sebanyak 253 paket yang diterima tokoh masyarakat, Baharuddin Ritonga.
Penyerahan bantuan langsung diserahkan secara simbolis oleh Caleg PAN Sergai, Drs. H.Sayutinur yang juga Wakil Ketua DPRD Sergai, Caleg PAN Sumut, H.Hendra Cipta SE didampingi Sekretrais DPD PAN Sergai, Ridwan Sitorus SE, Wakil Sekretrais Yudi SH dan sejumlah pengurus.
Di hadapan warga korban banjir Sayutinur menyatakan mereka patungan menghimpun dana hingga terkumpul 420 paket sembako yang langsung disalurkan ke warga korban banjir, sebutnya.
Terpisah, penerima bantuan secara simbolis  memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian PAN terhadap korban banjir di Desa Sei Rampah.
“Meskipun  bapak menganggap pemberian sembako bernilai kecil, namun kami sebaliknya menilai pemberian bapak cukup berharga untuk menyambung kebutuhan makan keluarga terlebih pada saat banjir seperti ini, di mana kami bersama puluhan warga yang rumahnya masih terendam banjir telah dua malam menggungsi di posko ini,” sebut Rusdi Effendi Lubis.
Sedangkan tokoh masyarakat Sei Rampah, Baharuddin Ritonga, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan sembako yang telah diberikan PAN,  semoga niat baik PAN dikabulkan Allah dan bagi Caleg PAN kiranya dapat terpilih pada Pemilu 2014  mendatang. (chair)
Read More..........

Bupati Soekirman Ajak Masyarakat Cintai Budaya Bangsa

Sebagai wujud syukur atas kemajuan pembangunan yang telah ada sekaligus untuk lebih mencintai budaya daerah, ratusan masyarakat menggelar acara temu kangen bedah budaya wayang kulit yang dirangkaikan dengan tepung tawar benih padi bertempat di Dusun Suka Makmur Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Rabu sore (30/10).
            Acara yang menyuguhkan kesenian budaya wayang kulit semalam suntuk, turut dihadiri Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman, para Kepala SKPD dan Camat se-Sergai, Al-Ustadz Sutrimo Handoyo, KCD, Kepala Sekolah, pengurus paguyuban Suko Budoyo,pengamat budaya Syarianto dan H. Hendra Cipta SE, kelompok tani Sri Mulya dan Sri Rahayu, ibu-ibu perwiritan, tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat yang disambut meriah dengan kesenian “kuda kepang” daerah setempat.
            Bupati Sergai Ir. H. Soekirman memberikan sambutannya sekaligus berkesempatan mendalang wayang kulit mengucapkan terimakasih kepada panitia sekaligus paguyuban suko budoyo yang telah menggagas acara ini. Sebagai masyarakat yang mencintai budaya yang bukan saja budaya Jawa tetapi juga Batak, Sunda, Banjar sudah sepantasnya kita lestarikan agar kedepannya lebih maju dan dikenal banyak orang, bukan hanya secara nasional akan tetapi terkenal hingga skala Internasional, ungkap Soekirman.
Dilanjutkan Bupati Soekirman, bahwa dalam mencintai suatu budaya terlebih dahulu harus diawali dengan mencintai pembangunan yang telah ada. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai terus berupaya memajukan pembangunan daerahnya.
Ditekankan oleh Bupati Soekirman bahwa apabila budaya kita maju, maka cara berfikir masyarakat akan maju pula sehingga akan berpengaruh terhadap kemajuan pembangunan yang ada. Begitu juga sebaliknya apabila masyarakatnya tidak berbudaya maka lambat laun negara dan bangsanya akan mengalami kehancuran, jelas Bupati Soekirman.
            Oleh sebab itu Soekirman menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mencintai budayanya bukan hanya sekedar seremoni belaka, akan tetapi dapat meresapinya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Manusia yang cinta akan budaya maka ia akan terhindar dari perbuatan yang tercela termasuk budaya korupsi, kata Soekirman.
Sebelumnya Camat Teluk Mengkudu Drs. Zulfikar mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat karena telah menggagas acara ini, untuk kedepannya acara yang bersifat budaya terus ditingkatkan lagi sehingga akan menjadi agenda rutin di setiap daerah dengan tujuan untuk melestarikannya agar tidak pudar tergerus kemajuan zaman.   
Dalam kesempatan yang sama I Ketut Yada selaku ketua panitia penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada seluruh komponen baik masyarakat maupun dari pemerintahan atas terselenggaranya acara pelestarian budaya  sekaligus tepung tawar benih padi seperti ini. Semoga apa yang kita kerjakan pada hari ini hasilnya akan sesuai dengan harapan yang kita kehendaki. (aris)  

SUMBER : http://generasinews.com/2013/11/bupati-soekirman-ajak-masyarakat-cintai-budaya-bangsa.html
Read More..........

Selasa, 02 April 2013

PAN Siap Menjadi Party of Ideas

Bank Dunia menilai pertumbuhan kelas menengah di Indonesia sangat cepat, jika dibandingkan dengan negara lainnya. Dalam beberapa tahun belakangan, kelas menengah di Indonesia tumbuh sekitar 7 persen. Pertumbuhan ini tidak hanya berdampak bagus untuk gairah ekonomi, namun juga perpolitikan di tanah air.
Menurut Ketua DPP PAN, Bara Hasibuan, penilaian bank dunia ini menjadi patokan bahwa Indonesia bias melangkahkan kaki menjadi bangsa besar. Bara menambahkan pertumbuhan kelas menengah Indonesia harus dilihat sebagai sebuah potensi besar untuk mengembalikan kepercayaan publik dengan menawarkan politik yang lebih bersubtansi dan lebih cerdas lagi.
“Pertambahan kelas menengah ini adalah peluang untuk menciptakan pembangunan demokrasi yang subtantif, tidak sekadar prosedural seperti sekarang,” ujar Bara di Jakarta, Selasa 26 Maret 2013.
Politisi yang dikenal dekat dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Hatta Rajasa ini menambahkan demokrasi yang memiliki substansi adalah demokrasi yang berbasis kepada sebuah kecerdasan. Semakin tinggi tingkat kecerdasan masyarakat, maka semakin mampu mereka memaknai realitas politik yang ada. Oleh sebab itu mereka semakin dalam menentukan pilihan. Kelas menengah bisa juga diartikan sebagai bagian dari masyarakat politik yang cerdas tersebut.
Terkait dengan partai politik, Bara menjelaskan mengenai citra parpol yang buruk di mata masyarakat. Dalam pandangannya, partai-partai harus segera pro-aktif dan menawarkan sebuah gagasan baru, terkait kemajuan di berbagai bidang.
“Saya yakin masyarakat membutuhkan partai politik sebagai medium menyalurkan aspirasi. Tetapi saat ini memang masyarakat agak apatis. Karenanya, kita yang harus pro-aktif menawarkan berbagai ide-ide baru yang segar terkait kemajuan bangsa,”tandasnya.
Lanjutnya, kelas menengah juga perlu dirangkul, agar dapat berpartisipasi di ranah politik. Upaya ini sangat penting untuk memunculkan generasi baru dalam politik, yang lebih mengedepankan rasionalisme dan lebih berorientasi pada program-program perbaikan bangsa.
“PAN akan menjadi party of ideas, dengan menawarkan politik yang lebih bersubtansi, partisipatif dan cerdas. PAN akan pro aktif dan terus membuka diri, mengajak kelas menengah untuk bersama-sama memikirkan persoalan bangsa dan mengusung gagasan baru,” katanya.
Read More..........

KNPI Racing Team Medan Ikut Kejurnas Motoprix di Bangkinang

KNPI Medan Racing Team mengikuti seri I Kejurnas Motoprix Region I di Sirkuit Bangkinang, Riau, 23 dan 24 Maret 2013. Keberangkatan tim yang diperkuat pembalap nasional Asep Eko dan manajer Dedek Black dan Ade Permana Putra dilepas Ketua Umum KNPI Sumut Zulham Effendy Siregar ST didampingi owner Agus Suherman SE serta penasehat tim Syariful Adil dan Eddy WS di Jalan Megawati/Halat Medan, Rabu (20/3).
Agus Suherman SE mengatakan KNPI Racing Team Medan direncanakan mengikuti kelas MP1 dan MP2 Terbuka pada semua seri Kejurnas Motoprix Region I (Sumatera) yang terdiri dari tujuh seri.
“Usai dari Bangkinang, tim ikut seri kedua di Padang, seri ketiga di Jambi, seri keempat di Bengkulu sehingga dijadwalkan baru kembali pada 20 Maret untuk kemudian mengikuti seri kelima di Medan.
KNPI Racing Team Medan merasa berterima kasih atas dukungan semua pihak terutama KNPI Medan, Gama Motorsport serta seluruh sponsor.
Zulham Effendy Siregar ST menyampaikan rasa haru dan bangga atas perhatian Agus Suherman terhadap otomotif yang telah membesarkan KNPI Medan melalui jalur otomotif.
Zulham dalam kesempatan itu menyampaikan support dari Ketua Majelis Pemuda KNPI Medan Ir Andi Atmoko Panggabean dan Sekretaris H Hendra Cipta SE atas perjuangan tim KNPI Racing Team.
Ia juga mengungkapkan rasa salutnya kepada Agus Suherman yang telah menyerahkan dua unit sepeda motor dan satu unit mobil operasional untuk melengkapi fasilitas tim
Read More..........

Senin, 21 Januari 2013

PAN SERGAI PERCEPAT GERAKKAN MESIN PARTAI UNTUK GUSMAN

Kader Partai Amanat Nasional Kabupaten Serdang Bedagai saat ini sedang menggerakkan seluruh mesin partai disemua jenjang tingkatan mulai dari DPD, DPC, DPRt, dan Rayon serta seluruh ortom partai untuk memenangkan pasangan nomor urut satu, Gus Irawan dan Soekirman dalam pilgubsu maret mendatang, demikian disampaikan oleh H.Hendra Cipta,SE Ketua litbang DPW PAN Sumut di Sei Rampah yang turut didampingi oleh H.Sayutinur Ketua MPPD PAN Sergai, Ridwan Sitorus Sekretaris DPD PAN Sergai, H.Sahlan Siregar Ketua FPAN DPRD Sergai dan sejumlah fungsionaris partai lainnya.

Hendra juga menambahkan bahwa memenangkan pasangan ini menjadi kewajiban bagi seluruh kader partai sesuai dengan instruksi DPP PAN, dan terkhusus untuk seluruh kader PAN sergai harus bekerja ekstra keras dikarenakan Soekirman saat ini menjabat sebagai ketua DPD PAN Sergai, tidak ada satu alasanpun untuk tidak memenangkan pasangan ini, dan sesuai dengan hasil RAKOR DPW PAN Sumut baru baru ini menegaskan bahwa segera akan diturunkan tim supervisi DPW PAN Sumut ke seluruh daerah se-sumatera utara untuk memastikan mesin partai bekerja sebagaimana mestinya.

Sebagaimana telah diketahui, pasangan Gus Irawan Soekirman diusung oleh Partai Amanat nasional dalam koalisi besar berbagai partai politik yang mengusung Sumut Sejahtera sebagai visi yang harus diwujudkan untuk masyarakat di propinsi sumatera utara pada pilgubsu 07 maret 2013 mendatang.

Sementara H.Sayutinur selaku ketua MPPD PAN Sergai yang juga wakil ketua DPRD Sergai menyatakan kesiapannya untuk turun bekerja keras dan terus memberikan support kepada seluruh pengurus DPD PAN Sergai dan masyarakat yang memiliki visi yang sama untuk menghantarkan pasangan nomor satu ini menjadi gubsu dan wagubsu akan datang.

Seluruh elemen partai akan bergerak secara cepat dan terukur untuk meraih dukungan masyarakat mengingat semakin dekatnya pelaksanaan pilgubsu dan saya sangat menyakini bahwa hanya ada SATU pasangan untuk mewujudkan sumut sejahtera, dan masyarakat sergai pasti akan memberikan dukungan yang maksimal bagi nomor satu karena salah satu dari pasangan ini merupakan putra terbaik sergai, putra terbaik PAN, demikian kata Hendra mengakhiri.

Read More..........

Rabu, 12 Desember 2012

Gus Irawan: Masalah Narkoba dan HIV/AIDS Sudah “SOS”

Saat ini, masalah HIV-AIDS dan Narkoba di Sumut sudah sampai pada tingkat SoS (Save our Soul). Artinya, penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja sudah sampai tahap mengkhawatirkan dan m
emprihatinkan. Hal ini disampaikan Gus Irawan Pasaribu saat menjadi keynote speaker pada seminar nasional bertajuk “Stop HIV-AIDS : Stands Up For Indonesian’s Brilliant Future” di Aula STIkes Helvetia Medan, Sabtu (8/12) kemarin.

“Perlu gagasan dan langkah progresif untuk mengantisipasi penyebaran dan pencegahannya.Solusi paling efektif saat ini adalah pencegahan dengan membuka ruang kreatif seluas-luasnya. Upaya konkrit dari pemerintah dalam menampung kreativitas remaja harus benar-benar direalisasikan, sehingga setiap remaja yang sedang mencari jati diri bisa diarahkan ke hal-hal positif,” paparnya.

Data terakhir menyebutkan, dari 3.461 penderita HIV-AIDS di Sumut, sebanyak 57 persen diidap oleh kalangan remaja. Bahkan tragisnya 25 persen dari 75 persen tersebut kemungkinan besar merupakan pelajar.

Selanjutnya, Gus mengingatkan, pergaulan remaja saat ini benar-benar sangat rawan dan rentan dengan dunia Narkoba. Untuk itu, Gus mengajak seluruh mahasiswa untuk berwirausaha, sehingga kemandirian bangsa tidak bisa ditawar oleh persoalan sepele seperti Narkoba.

“Bila setiap saat remaja disibukkan dengan kreativitasnya masing-masing, maka Narkoba dan pergaulan bebas bisa kita minimalisir. Kemandirian secara ekonomi dan pemikiranlah yang akan membuat setiap orang menjadi bermanfaat sehingga tidak akan menyia-nyiakan kesempatan masa mudanya dengan hal-hal negatif,” ujar calon Gubernur Sumut periode 2013 – 2018 ini.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Helvetia, Iman Muhammad, SE, S.Kom, MM, M.Kes yang ditemui di sela-sela seminar mengaku persoalan HIV-AIDS di Sumut sudah tahap mengkhawatirkan. Untuk itu, menurutnya, perlu digalakkan promosi kesadaran akan bahaya HIV-AIDS dan penghapusan stigma terhadap penderita HIV-AIDS.

“Pola yang pengobatan yang dilakukan selama ini kurang maksimal bila dibandingkan dengan pendakatan perilaku. Cerita sukses Gus Irawan yang masih terbilang muda perlu didengarkan generasi muda, khususnya mahasiswa STIKes Helvetia Medan, sehingga bahaya Narkoba dan HIV-AIDS bisa dicegah melalui pendekatan dengan menghadirkan inspirator sukses.
Read More..........

Kamis, 08 November 2012

Pengurus OKP Medan Sesalkan Kebijakan KNPI Sumut

Medan, (antarasumut) – Sejumlah pengurus organisasi kemasyarakat dan pemuda (OKP), 14 pimpinan kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KOta Medan menyesalkan dan mengecam kebijakan KNPI Sumut yang tidak mengutus perwakilan dalam Musda KNPI Medan pada Senin (5/11).
Akibat tidak hadirnya utusan KNPI Sumut tersebut, kegiatan Musda KNPI Medan ke-12 yang dilaksanakan Medan Internasional Convention Centre (MICC) PTPN IV itu terpaksa ditunda.

Dalam siaran pers yang diterima di Medan, Selasa, pengurus OKP dan KNPI Medan yang menghadiri Musda tersebut menyatakan sikap KNPI Sumut itu sebagai bentuk pengingkaran terhadap demokrasi.
Selain itu, OKP yang terdiri dari Gakari , Kosgoro , Gerakan Pemuda Alwashliyah , Nasiyatul Aisyiah , Pemuda Katolik, KMI, dan GP Ansor Kota Medan Medan itu juga menyatakan KNPI Sumut tidak memberikan pendidikan politik dan moral yang baik bagi generasi muda.

Awalnya, seluruh OKP yang menjadi peserta Musda KNPI Medan tersebut mengaku nyaman dengan kegiatan itu karena dihadiri Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan Ketua KNPI Sumut Yasir Ridho Lubis.

Namun setelah pembukaan sidang pleno pertama berjalan dan dilakukan pembahasan pimpinan sidang, ternyata tidak ada seorang pun pengurus KNPI Sumut yang diutus untuk menjadi salah satu unsur pimpinan sidang .

Ketua KNPI Sumut Yasir Ridho Lubis yang dihubungi juga tidak memberikan solusi terhadap masalah itu sehingga Musda tersebut ricuh dan diputuskan untuk ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan .
Ketua Panitia Musda KNPI Medan Ruli Afandi mengungkapkan kekecewaannya atas sikap KNPI Sumut itu karena berujung penundaan Musda yang telah dirancang dengan baik.
Read More..........

KNPI BUKAN ORGANISASI LUCU LUCU (Catatan dari musda XII KNPI Medan yang tertunda)

Saat Deklarasi Pemuda Indonesia di gulirkan pada tahun 1973 disepakati bahwa KNPI sebagai satu-satunya wadah berhimpun organisasi kepemudaan guna melakukan berbagai hal positif bagi pembangunan, KNPI atau pemuda harus menjadi Part of Solution sehingga nantinya akan semakin sedikit persoalan yang melanda negeri ini yang berangkat dari kaum muda. Begitu besar ekspektasi kaum muda dalam mempersiapkan dirinya sendiri menyongsong masa depan yang mapan dan matang.

KNPI bertanggung jawab atas nama pemuda yang jumlahnya sepertiga penduduk Indonesia, seyogyanya KNPI memperkokoh nilai, idealisme dan karakter kaum muda, bukan malah mendorong tumbuhnya generasi "cengeng" yang memaksakan kehendaknya tanpa sebuah proses yang benar, organisasi ini bukanlah organisasi "interupsi" tetapi organisasi kader pemimpin masa depan. Pemimpin masa depan sebaiknya lahir dari sebuah proses yang wajar tanpa pemaksaan dan terkesan instan. Proses kompetisi organisasi secara kualitatif lebih dibutuhkan meskipun faktor kuantitatif juga diperlukan.

Ekspektasi bahwa KNPI menjadi representasi yang akan mengartikulasikan kepentingan pemuda, menjadi utopia semata. Jangankan kepentingan pemuda, yang terjadi KNPI malah berubah menjadi organisasi untuk mempertarungkan kepentingan politik tertentu. Agenda-agenda beraroma kenetingan parpol, lebih dominan ketimbang agenda untuk kepentingan kaum muda. Inilah perselingkuhan gaya baru, anatar anak muda dan penguasa formal maupun informal. Bahkan yang lebih dikhawatirkan KNPI tidak lagi menjadi rumah yang baik bagi anak muda karena orang-orang yang sudah udzur pun enggan meninggalkan KNPI, bukan karena semangat berkontribusi bagi bangsa akan tetapi karena merasa nyaman dengan prestise dan fasilitas mewah.

KNPI akhirnya menjadi kerdil karena hanya menjadi arena pertarungan yang tidak sehat, dan menyebabkan munculnya pemimpin-pemimpin instan yang tidak dibangun di atas integritas yang kredibel berdasarkan ujian-ujian implementatif di lapangan. Akhirnya kehilangan daya kritis dan idealisme kepemudaan, yang lebih parah lagi kehilangan etika terhadap orang lain.

Pertarungan yang tidak sehat dalam perhelatan musyawarah KNPI yang tidak menghandalkan program menjadi tontonan yang sangat sering terjadi, perdebatan proyeksi KNPI di masa mendatang menjadi tidak seksi, karena pertarungan kelompok yang memaksakan keinginan "YANG PENTING ORANG KAMI..!!" teriak mereka lantang sambil menutup mata bahwa yang mereka sebut "Orang Mereka" itu belumlah layak memimpin tugas besar KNPI.

Seorang aktivis pergerakan pemuda di Medan menyebutkan bahwa KNPI bukan organisasi lucu-lucu, hubungan garis keorganisasian secara vertikal bukanlah menunjukkan kekuasaan absolut jenjang diatasnya karena KNPI merupakan tempat berhimpunnya OKP-OKP yang berada secara horizontal (sejajar), bersifat plural, dengan karakter desentralisasi yang kuat. Dan jika ada "Ketua KNPI" yang merasa berkuasa penuh terhadap struktur dibawahnya, mengobok-obok kepentingan pemuda di jenjang bawah dalam berbagai forum musyawarah, maka sang ketua ini mesti dipertanyakan integritasnya sebagai kader KNPI, bahkan dipertanyakan kapabelitasnya untuk menjadi pemimpin masa depan. Seperti Musda KNPI Medan ini kata aktivitis pemuda itu "Sang Ketua hadir dalam pembukaan Musda, tetapi tidak mengirimkan mandat pesertanya...hehehe..lucu-lucu mau dibuatnya KNPI ini, padahal ada rambu-rambu konstitusi organisasi yang harus dipatuhinya.....kalau ketua KNPI ada yang tidak mematuhi konstitusi organisasinya maka patut dipertanyakan kadar kadernya".

Hmmmm........


Read More..........

Kamis, 25 Oktober 2012

Pesantren Basis Pembinaan Generasi Islam

Tokoh masyarakat Sumatera Utara H Syah Affandin SH mengatakan, pondok pesantren merupakan basis utama pembentukan generasi Islam yang tepat. "Mendidik keislaman sejak dini dan pengawasan selama 24 jam tanpa henti, tempatnya ada di pondok pesantren yang mampu membuat kokohnya ilmu pengetahuan berciri akhlakul karimah generasi Islam," kata Syah Affandi ketika menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni dan Abituren Pondok Pesantren At-Thoyyibah Indonesia (IKAPPAI) periode 2012-2015 di Hotel Grand Kanaya Medan.

Syah Affandin yang lebih akrab di sapa Ondin tersebut, mengakui alumini pondok pesantren At-Thoyyibah  memiliki kualitas dan diyakini akan mendapatkan berkah dari Allah SWT. Ondin juga menyatakan kekagumannya terhadap dua santri yang sengaja didatangkan utk memimpin acara menggunakan Bahasa Arab dan Inggris. “Saya banyak menghadiri sebuah acara yang secara kuantitas jauh lebih besar dari acara ini dan saya melihat acara alumni At-Thoyyibah ini penuh kualitas dan diyakini akan mendapatkan berkah dari Allah SWT,”sebutnya.

Ketua DPW PAN Sumut ini juga berikrar akan menyumbang lembu qurban di Pesantren At-Thoyyibah Indonesia. “Insya Allah akan dapat menjadi amal jariah bagi saya dan bermanfaat bagi santri yang berada jauh di Desa Pinang Lombang, utamanya anak-anak kita di sana dapat merayakan Idul Qurban dengan khusyuk," harapnya.

Pengurus Pusat Ikatan Alumni dan Abituren Pondok Pesantren At-Thoyyibah Indonesia (IKAPPAI) periode 2012-2015 dilantik pimpinan ponpes tersebut, Buya Ir H Tamsil Lubis,  dirangkai dengan Muzakarah Zulhijjah “Menjadi Tamu Allah Sebenarnya (Haji dalam Perspektif Filosofis) oleh Al-Ustaz H Abdul Rahman Sofyan Lc MA (pendiri Syakira Islamic Centre).

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri ratusan alumni serta undangan lainnya, diantaranya Ketua KNPI Medan Zulham Effendi Siregar, pengurus MUI Kota Medan,  Ketua GP Anshor Kota Medan Ibnu Hajar, Ketua DPD BKPRMI Medan Syafrizal Harahap, Bendahara Pemuda Islam Kota Medan Zufirzal, alumni pesantren Gontor di Kota Medan dan beberapa tokoh lainnya.

Ketua Umum PP IKAPPAI H Hendra Cipta SE menyatakan, potensi alumni PAI sangat baik dan diyakini mampu berkompetisi di tengah masyarakat. Sebab, Pesantren At-Thoyyibah Indonesia telah mempersiapkan bekal. "Untuk itu, di samping ilmu dan disiplin, kita telah dibekali untuk menguasai minimal dua bahasa asing,”kata Hendra.

Sementara, Buya Tamsil Lubis dalam tausiyahnya menyebut, alumni sebagai aset berharga almamater pendidikan. Karenanya forum alumni diharapkan dapat memberikan yang terbaik buat pesantren yang pernah mendidiknya dan bermanfaat bagi umat secara umum, menyusun program jangka pendek dan jangka panjang agar semua rencana dapat terukur dengan baik.

Pada kesempatan itu, Pengurus Pusat IKAPPAI menyerahkan penghargaan kepada alumni yang telah mendedikasikan diri lebih dari 20 tahun di pesantren. Yakni Al-Ustaz Budiman Munthe, Al-Ustaz Hadlin Yahmar, Al-Ustaz Burhanuddin AR yang diserahkan Ketua Dewan Pembina Al-Ustaz Drs H Nasrun Zakaria didampingi Ketua Umum IKAPPAI Hendra Cipta SE.  tanda kenangan juga diberikan kepada H Syah Affandin dan H Tamsil Lubis.(uj)
Read More..........
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...