Jumat, 08 Juli 2011

PKS semakin Telanjang, Momentum PAN untuk Bersinar

PKS memang semakin telanjang. Setelah pertikaian internal masalah korupsi, kini ketiban hal yang sudah tidak termaafkan lagi bagi suatu partai. Kadernya nonton video porno ketika sidang paripurna! Ini sudah ibarat masuk jurang bagi partai yang mengusung soal moralitas dan agama. Belum lagi soal komentar Tifatul, Anis Matta dan elit lainnya yang sering tidak nyambung mengenai suatu masalah. Tidak kelihatan smart dan bijak. Jadi, sebagai pemilih PKS di 2 pemilu lalu, bagiku PKS sudah tamat.
Sebaliknya dengan partai papan tengah lainnya. PAN cukup saya apresiasi karena menolak pembangunan gedung DPR (bersama Gerindra), ditengah semua partai yang menyetujui pembangunan gedung DPR ini.  Walaupun Ketua Umumnya mau besanan dengan SBY, tetapi partai bukan milik ketua umum kan? Bagi saya, poin menolak gedung DPR ini sangat penting, karena persetujuan pembangunan gedung wakil rakyat nan mewah di tengah kemiskinan anak-anak jalanan dan pengemis di Jakarta sungguh di luar batas kemanusiaan.
Menilik sejarah lahirnya PAN, sesungguhnya partai ini dapat menjadi partai alternatif yang memuaskan dahaga kaum intelek muda akan partai yang cerdas, kritis, sportif, dan bersemangat untuk perubahan Indonesia yang lebih baik.
PAN merupakan partai yang lahirnya dibidani oleh tokoh-tokoh intelektual, kaum muda, tokoh LSM dan kelas menengah yang cukup disegani pada awal reformasi. Beberapa tokoh seperti Gunawan Muhammad, Amien Rais, Christianto Wibisono, Faisal Basri ikut mendukung PAN pada awalnya. Sayang karena perbedaan pandang, tokoh-tokoh tersebut satu-satu persatu mundur. Terutama ketika PAN dipimpin oleh Sutrisno Bachir, yang lebih suka artis daripada kaum intelek sebagai kadernya.
Sebagai partai papan tengah, PAN juga diuntungkan oleh pecahnya PKB dan semakin tenggelamnya PPP. Hanya saja, saya benar-benar berharap elit PAN mau kembali merangkul tokoh tokoh awal yang mendirikan PAN. Sehingga nuansa idealis dan pro-rakyat bisa juga melekat di PAN. PAN juga bisa merangkul kader-kader bagus dari PKS, yang menurut saya memang sudah tidak layak lagi berada di PKS.
Tetapi, harapan terhadap PAN juga harapan yang relatif. Ya namanya juga partai. Kepentingan rakyat dan agar Indonesia menjadi negara yang lebih baik, ya nomer sekian dari prioritas, kali…
Read More..........

Syamsul Sudah Bisa Melawak

JAKARTA-Kondisi Gubernur Sumut nonaktif Syamsul Arifin sudah jauh lebih baik. Meski masih dalam perawatan di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat, terdakwa perkara dugaan korupsi APBD Langkat itu sudah mulai bisa berjalan. Bahkan, Syamsul sudah mulai melucu dan tertawa terbahak-bahak.
Kondisi Syamsul itu diceritakan sejumlah pembesuk, antara lain Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, yang dua hari lalu sempat di rawat di kamar 202 RS Abdi Waluyo. Sedang Syamsul dirawat di kamar perawatan sebelahnya, ruang 203.
Syamsul sudah berjalan keluar dari kamarnya, menuju kamar perawatan Diah, yang terkena serangan penyakit gula rendah. “Pak Syamsul masih pakai sarung, jalan ke ruang Ibu Sekjen. Malah sudah bergurau, tertawa terbahak-bahak,” ujar sumber koran ini, yang enggan namanya dikutip.
Sumber lain yang juga karyawan Kemendagri menceritakan, saat Diah hendak keluar dari RS, Syamsul sempat menghampirinya. “Pak Syamsul bilang,’Ibu Sekjen jangan pulang dulu, temani saya lah’. Terus Pak Syamsul tertawa ngakak,” ujarnya.
Syamsul yang di RS ditemani ajudan, masih terus dalam pengawasan dua personil Brimob yang ditugaskan KPK Anggota kuasa hukum Syamsul Abdul Hakim Siagian membenarkan kondisi kliennya sudah membaik. “Walaupun masih lemah, tapi sudah mulai bicara, sudah latihan jalan,” ujar Abdul Hakim saat dihubungi koran ini, kemarin.
Apakah dengan demikian untuk persidangan Senin (11/7) mendatang Syamsul sudah bisa hadir? Abdul Hakim belum bisa memastikan. Pada Minggu (10/7), kondisi kesehatan Syamsul akan dicek lagi oleh tim dokter yang menanganinya Hasil pemeriksaan sehari menjelang sidang itu akan diserahkan ke majelis hakim pengadilan tipikor yang dipimpin Tjokorda Rae Suamba.
“Kalau misalnya dokter menyatakan Pak Syamsul sudah siap, ya Senin bisa langsung menghadiri sidang. Harapan kita, memang agar bisa langsung sidang,” ujar Abdul Hakim.
Seperti diketahui, pada persidangan 27 Juni 2011, agenda hanya penyampaian laporan dari tim kuasa hukum Syamsul terkait kondisi kesehatan mantan bupati Langkat itu. Laporan kondisi kesehatan berdasarkan cacatan medis yang diteken ketua tim dokter di RS Abdi Waluyo, Prof Dr Yusuf Misbach.
Saat itu disampaikan, kondisi Syamsul sudah membaik, hanya saja masih memerlukan perawatan intensif untuk proses rehabilitasi. Hakim lantas memperpanjang masa pembantaran selama dua pekan, yang akan habis 11 Juli 2011. (sam)
Read More..........

Rabu, 06 Juli 2011

Awas, Polusi Bisa Ganggu Kerja Otak

OHIO - Jika selama ini anda tidak ambil pusing dengan polusi udara, ada baiknya anda mulai peduli. Pasalnya, studi baru mengungkapkan bahwa terpaan jangka panjang terhadap polusi udara berisiko menyebabkan perubahan fisik dalam otak dan membuat fungsi memori dan pembelajaran otak anda bermasalah.

Hal itu diketahui para ilmuwan dari Universitas Negeri Ohio yang melakukan uji coba terhadap tikus. Studi tersebut juga menemukan keterkaitan antara polusi udara dengan depresi dan kegelisahan tingkat tinggi. Para peneliti yakin polusi memiliki efek serupa bagi manusia. Demikian lansiran Livescience, Rabu (6/7/2011).

Pada penelitian itu, ilmuwan memberi terpaan udara bersih maupun yang terpolusi kepada tikus-tikus laboratorium selama enam jam per hari, 5 hari sepekan hingga 10 bulan. Udara yang terpolusi mengandung partikel-partikel seperti yang dihasilkan mobil dan pabrik, sehingga menyerupai kondisi orang-orang yang tinggal di daerah perkotaan.

Setelah 10 bulan, peneliti pun menguji tingkah laku tikus-tikus itu. Mereka ditempatkan di sebuah ruangan dengan cahaya terang dan diberikan waktu 2 menit untuk mencari lubang untuk melarikan diri. Sebelumnya, tikus-tikus itu sudah diajarkan cara mencari lubang yang dimaksud selama lima hari.

Namun tikus-tikus yang menghirup udara terpolusi ternyata membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar mencari lubang itu dan ke mungkinan tidak mampu mengingat letaknya saat diuji.

Pada eksperimen lainnya, tikus-tikus yang menghirup udara terpolusi lebih menunjukkan tingkah laku depresif dibandingkan tikus yang menghirup udara bersih. Ilmuwan menemukan bahwa kompleksitas sel di area hippocampal pada otak tikus yang terpolusi, perubahan yang dikaitkan dengan penurunan fungsi belajar serta ingatan otak.

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa terpaan jangka panjamg terhadap polusi udara memiliki efek negatif yang jelas pada otak, swhingga bisa berujung pada berbagai masalah kesehatan," jelas salah satu ilmuwan Laura Fonken.

"Ini cukup menyulitkan bagi orang-orang yang tinggal dan bekerja di wilayah perkotaan penuh dengan polusi udara di seluruh dunia," tutup Fonken.
Read More..........

Selasa, 05 Juli 2011

KONGRES BM PAN AKAN DIGELAR DIJOGYA.....

DPW BMPAN SUMUT dan seluruh DPD BMPAN Se-Sumatera Utara siap untuk menghadiri Kongres Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang rencananya digelar di Jogja pada 25-30 Juli mendatang. Kongres organisasi sayap PAN ini akan diikuti ribuan peserta, yakni seluruh pengurus DPW dan DPD BM PAN se-Indonesia. 

Kongres ini akan menyusun agenda kerja nasional untuk mendukung tercapainya target partai pada pemilu 2014 yang akan datang, disamping juga untuk memilih Ketua Umum yang baru demikian disampaikan oleh Isa Anshari sekretaris DPW BMPAN SUMUT yang didampingi oleh H.Hendra Cipta, Edwin Sugesti, Suartono dan Agus Rizal Nst.

Dipilihnya Jogja sebagai tuan rumah penyelenggaran Kongres BM PAN karena kota ini merupakan bagian dari berdirinya PAN. Selain itu, di Jogja akhir-akhir ini juga mencuat persoalan politik nasional terkait status keistimewaan daerah tersebut tambah Isa.

Ditanya apakah dipilihnya Kongres di Jogja juga sebagai bagian untuk memenangkan calon Walikota Jogja Hanafi Rais yang berpasangan Sekda DIY Tri Harjun Ismaji, Isa menjawab ya sah sah saja hal ini dilakukan inikan bagian dari irama politik yang harus seirama dengan apa yang dilakukan oleh PAN, dan harus diketahui bahwa selain sebagai Calon Walikota Jogja, Hanafi Rais juga Ketua Majelis Pertimbangan DPP BM PAN. katanya.
Read More..........

Mengevaluasi Tahapan Hidup Anda Sampai Menikah

ANDA mungkin masih muda dan hebat tapi sekarang Anda akan menikah. Melepas lajang dan mendapatkan pendamping yang sempurna untuk menghabiskan sisa hidup Anda merupakan salah satu langkah terpenting dalam hidup Anda. Banyak aspek akan berubah mulai saat ini, terutama dengan rencana-rencana Anda. Kini bukan lagi tentang “saya”, tapi semuanya tentang “kita”.

Semuanya tentang "kita"

Salah satu aspek yang lebih mendesak bagi para pasangan suami istri (pasutri) adalah membuat rekening bersama. Di masa lalu, kecenderungannya adalah untuk menggabungkan atau membuka rekening bersama untuk memungkinkan para istri di rumah mengakses dana bersama untuk kebutuhan rumah tangga.

Kini, baik suami maupun istri bekerja dan menerima gaji masing-masing sehingga sebagian besar memilih untuk tidak mempunyai rekening bersama. Hal ini dikarenakan keduanya tidak saling bergantung secara finansial. Namun dengan keadaan yang semuanya tentang “kita”, para pasutri harus menyepakati bagaimana mengatur keuangan mereka ke depannya. Baik suami maupun istri juga harus saling jujur mengenai keadaan keuangan mereka dan apakah ada pinjaman atau hutang yang sebelumnya tidak diberitahukan.

Ada dua cara dimana sepasang suami istri dapat berbagi keuangan. Salah satu cara adalah dengan membuka rekening bersama dan menyepakati jumlah yang disetorkan setiap bulannya. Rekening ini dipergunakan untuk semua pengeluaran dan kebutuhan rumah tangga untuk kepentingan kedua belah pihak.

Pilihan lainnya adalah dengan menabungkan gaji salah satu dari pasangan dan menggunakan gaji pasangan lainnya untuk semua pengeluaran. Apapun caranya, pastikan bahwa cara yang dipilih adalah yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Mengubah status Anda

Mengubah status Anda tidak hanya terbatas pada akun Facebook Anda. Anda juga harus memberitahu atasan di tempat Anda bekerja, memperbaharui nama-nama yang harus dihubungi pada saat darurat dan sebaiknya mengecek apakah Anda akan menerima jaminan kesehatan atau tunjangan untuk pasangan Anda.

Tinjau ulang asuransi Anda

Dengan status menikah, Anda mungkin perlu mempertimbangkan pengubahan ahli waris atau menambahkan pasangan Anda ke dalam daftar ahli waris polis asuransi Anda. Ini juga merupakan saat yang baik untuk membuat perencanaan keuangan untuk hal-hal tak terduga.

Hal ini akan membantu untuk memastikan bahwa pasangan Anda akan terurus dengan baik secara finansial jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini juga akan membantu dalam memberi ketenangan kepada pasangan Anda karena mengetahui bahwa Anda telah memikirkannya dalam segala aspek.

Berpikir ke depan

Sebagai pasangan suami istri dengan masa depan yang gemilang, berpikir ke depan tentang hal-hal penting yang mungkin terjadi akan membantu mempersiapkan diri Anda berdua bila hal tersebut benar-benar terjadi. Salah satu fokus utamanya adalah anak-anak.

Sekarang merupakan saat yang baik untuk mulai menyisihkan uang untuk keperluan anakanak di masa mendatang. Bahkan jika Anda berdua tidak ingin segera memiliki anak, ada objektif keuangan lainnya yang harus Anda pertimbangkan untuk menabung, misalnya seperti membeli rumah.

Jika Anda belum memiliki rumah,menabung untuk sebuah rumah akan menghindarkan Anda dari stres jika satu saat Anda akhirnya serius ingin mencari rumah. Tabungan juga bisa memberi perbedaan signifikan yang memungkinkan Anda memiliki rumah lebih besar dari yang dianggarkan karena Anda memiliki kemampuan lebih untuk itu.

Atau tabungan untuk rumah tersebut dapat Anda gunakan untuk membeli mebel yang sudah lama diinginkan. Bagaimanapun, memiliki tabungan, daripada beli rumah tanpa adanya tabungan, akan membuat perbedaan yang besar terhadap pembelian rumah Anda satu saat nanti.

Oleh karena itu,membuat rencana keuangan kedepan akan sangat membantu. Jika Anda berdua telah memiliki rumah dan tidak mempertimbangkan untuk memiliki anak namun ingin berkeliling dunia atau memiliki sasaran hidup lainnya, mungkin Anda dapat mempertimbangkan untuk membuat bisnis keluarga.

Kini banyak bank yang menawarkan fasilitas Kredit Tanpa Agunan sehingga Anda dapat melakukan perencanaan keuangan keluarga dengan lebih baik.

Kemudian, berpikirlah ke depan tentang masa pensiun dan apa yang ingin Anda berdua nikmati di tahuntahun keemasan bersama. Apakah itu pergi berlayar di laut lepas melihat negara-negara eksotis atau mungkin Anda ingin memiliki rumah peristirahatan di negara lain yang Anda sesekali kunjungi pada masa pensiun Anda? Apapun impian Anda, masa pensiun tidak pernah terlalu jauh untuk direncanakan.

Nikmati menjadi "kita"

Sementara ada banyak pasangan suami istri yang cenderung terjerumus ke dalam jebakan sosial untuk “menjadi setara dengan orang lain”, ingat agar rencana dan pengeluaran bersama tetap sepantasnya dan yang terpenting sesuai kemampuan Anda berdua. Menggunakan kartu kredit sampai diluar batas hanya untuk memiliki TV layar datar yang besar atau mengambil liburan yang paling eksotis bukanlah cara yang baik untuk memulai pernikahan Anda.

Hidup Anda akhirnya menjadi tertekan dibawah beban hutang yang tidak perlu terjadi. Ingat untuk saling menjaga agar tetap membumi, saling jujur dan jaga pengeluaran Anda.
Read More..........

DPRDSU DAN PEMPROPSU DUKUNG PENUH PEMBENTUKAN 5 KABUPATEN/KOTA SE-SUMUT

Pansus Pemekaran DPRDSU dan Pempropsu mendukung sepenuhnya pembentukan 5 Kabupaten/kota se-Sumut dan dalam waktu dekat atau awal April 2011 direncanakan menggelar Rapat Paripurna pengesahannya, karena bagi lembaga legislatif, pemekaran merupakan percepatan pembangunan dan peningkatan kemakmuran masyarakat.
Hal ini diungkapkan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemkeran DPRDSU, H.Alamsyah Hamdani, SH, MH, didampingi Sekretaris Pansus Pemekaran, Irwansyah Damanik, SE, ketika memimpin rapat dengan panitia pemrakarsa pembentukan Kabupaten/Kota Se-Sumut yang dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprovsu Hasiholan Silaen, SH, Senin (07/03) di Gedung DPRDSU.
Kelima calon Kabupaten/Kota baru yang diusulkan masing-masing Pemko Berastagi (pemekaran Kabupaten Karo), Kabupaten Teluk Aru, Kabupaten Langkat Hulu (Pemekaran Kabupaten Langkat), Kabupaten Simalungun Hantaran (Pemekaran Kabupaten Simalungun), Kabupaten Pantai Barat Mandailing (pemekaran Kabupaten Mandailing Natal).
Terkait usulan pemekaran tersebut, Pansus meminta masing-masing pemrakarsa agar segera melengkapi segala persyaratan, mulai dari persyaratan administratif, teknis hingga persyaratan fisik.
Khusus terkait usulan pembentukan kota Berastagai, Pansus meningatkan agar jumlah kecamatannya ditambah menjadi empat kecamatan dari yang sekarang baru ada tiga. Jika itu sudah terpenuhi, Pnsus yakin Pemko Berastagi akan segera terwujud.
Read More..........

TERUS BERBAKTI UNTUK PERSERIKATAN......

Kisaran, (Analisa)

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ir H Kamaluddin Harahap MSi, menyerahkan bantuan senilai Rp200 juta, untuk renovasi pembangunan kampus Sekolah Tinggi Ekonomi Muhammadiyah (STIEM) Asahan, di Jalan Mutiara Kisaran, Jumat (24/6).
Penyerahan bantuan renovasiini, melalui anggaran APBD Sumut Tahun 2011 dirangkai dengan pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Asahan, dihadiri Sekda Kabupaten Asahan, Sofyan MM, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Bahril Datuk SE MM, Ketua PDM Asahan, Sutrisno SSos dan ratusan kader Muhammadiyah se Kabupaten Asahan.
Kamaluddin Harahap dalam sambutannya mengatakan, peningkatan mutu pendidikan di Muhammadiyah harus dilakukan sejak dini. Apalagi, peran serta Muhammadiyah dalam mensukseskan pendidikan secara nasional sangat besar. Sebelum merdeka, katanya, peran Muhammadiyah dalam mendidik anak bangsa sangat besar. "Tidak ada alasan orang lain menolak pendidikan di Muhammadiyah. Pendidikan di Muhammadiyah sudah terbukti kualitasnya," kata Kamaluddin Harahap.
Sebagai orang yang dibesarkan di Muhammadiyah, kata Kamaluddin, ia ikut bertanggungjawab untuk mengabdi dan membesarkan pendidikan di Muhammadiyah. Salah satu medianya dilalukan melalui jalur legislatif. "Bersama kawan-kawan yang ada di Fraksi PAN DPRD Sumut, kita berjuang untuk mengalokasikan anggaran pendidikan, seperti sekolah-sekolah Muhammadiyah. Apalagi, antara Muhammadiyah dan PAN ada kedekatan hubungan emosional. Maka, sudah kewajiban kita membantu dan membesarkan sekolah-sekolah yang ada di Muhammadiyah," kata Kamaluddin Harahap.
Ketua PDM Asahan Sutrisno mengucapkan terimakasih kepada Kamaluddin Harahap. Sebagai kader Muhammadiyah, PDM Asahan bangga atas kepedulian kader-kader Muhammadiyah yang duduk di DPRD Sumut. "Kita bersyukur dan bangga atas kepedulian Pak Kamaluddin Harahap. Insya Allah, bantuan seperti ini terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Muhammadiyah Asahan," katanya.
Sekda Asahan, Sofyan MM mengatakan, pihak Pemkab tentu mendukung program-program yang dilakukan Muhammadiyah Asahan. Selama ini, katanya, antara Muhammadiyah dan Pemkab sering sejalan, khususnya dalam mensukseskan pendidikan yang ada di Asahan.
Read More..........

Kamis, 30 Juni 2011

MASIHKAH ADA PERADABAN UNTUK KOTAKU.. (Memperingati HUT Kota Medan ke 421)

Kota Medan sejak semula didesain oleh koloni Belanda pada akhir abad ke-19 untuk menjadi sebuah kota modern dengan replika peradaban Eropa di dalamnya, tanpa menghilangkan karakteristik budaya asli yang dimiliki olehnya, Kota Medan merupakan salah satu ikon penting kota yang unik, tidak ada duanya di dunia. Sebuah kota Paris van Sumatera yang dirancang dan puluhan tahun diurus dengan serius oleh dewan kota (Gemeenteeraad) dan wali kotanya (Burgemeester) pada masa itu. Hal ini bisa kita telusuri jejak sejarah yang masih menjadi saksi di kota ini.

Saat ini Kota Medan terus berbenah mengikuti dinamika masyarakatnya yang sangat heterogen, kota yang merubah diri menjadi bagian dari kota dunia yang mengglobal sekaligus tanpa roh peradaban kota, lihatlah berbagai fasilitas publik yang menjadi hak publik semakin terabaikan, jembatan penyeberangan sangat tidak layak untuk dilalui, kotor dan kumuh, trotoar jalan banyak dihalangi oleh papan reklame raksasa atau tempat berjualan kaki lima sehingga menghalangi hak pengguna jalan kaki, gedung gedung pencakar langitpun sudah mulai tegak dengan angkuhnya, sangat kontras dengan kehidupan masyarakat kebanyakan yang terdapat di Kota Medan. Kemacetan lalu lintas sudah semakin menjadi hal yang biasa, Infrastruktur buruk tidak cuma jalan, taman, drainase, sampah, sekolah, dan pasar yang semrawut juga permaslahan banjir yang sudah sangat memprihatinkan beberapa waktu belakangan ini. Pelayanan birokrasi publik juga rusak parah. KTP, Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran harusnya gratis, justru kenyataannya tetap harus mengeluarkan biaya untuk mendapatkannya.

Tetapi daerah yang dikenal dahulu sebagai kampong ini tetaplah kota yang kita cintai, tempat kita berdiri dengan semua kekuatan dan kelemahan kita masyarakatnya, dan tentunya diharapkan semua hal yang dilakukan oleh seluruh potensi yang ada di kota ini termasuk birokrasi, akademisi, kalangan bisnis serta masyarakat lainnya dapat mewujudkan sebuah peradaban baru bagi kota ini untuk generasi yang akan datang, Medan yang madani adalah Medan yang tetap menjaga peradabannya dimasa lalu serta mendesign sebuah peradaban bagi masa yang akan datang, bukan yang semata hanya untuk sebuah kepentingan ekonomi dan politik jangka pendek saja.

Memperingati hari jadi kota Medan tidak hanya cukup dilakukan dengan semangat hura hura, pesta kembang api, panggung hiburan disana sini,  serta seabreg acara seremonial yang bersifat symbol saja namun mari kita kenang memori kita akan sisi tingginya peradaban kota ini dimasa lalu dan apa yang bisa kita lakukan untuk membangun peradaban bagi sebuah kota kita yang ideal, dimana hak hak publik sangat dihargai oleh semua orang, infrastruktur dibangun dan dirawat dengan baik. Bukan tidak mungkin disuatu saat nanti kita akan memiliki sebuah kawasan dalam kota yang bebas kenderaan, kawasan yang hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki untuk melihat dan mengenang peradaban yang ada di kota yang kita cintai ini.

Selamat HUT ke 421 Medanku… Medan kita bersama............... pintu gerbang Propinsi Sumatera Utara.

H.Hendra Cipta,SE @ 01 Juli 2011
Read More..........

ZERO TOLERANCE UNTUK KEKERASAN POLRI - Selamat HUT Bhayangkara ke 65

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) Hari ini memperingati usianya yang ke-65 tahun, sebuah usia yang cukup matang dalam sisi kehidupan. Sebagai pengemban peran yang sangat strategis dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat agar dapat menjalankan seluruh aktivitasnya secara normal dan menjadi instrument pendukung proses pembangunan di negeri ini. Menjaga agar suasana dalam negeri untuk tetap kondusif, mengontrol dinamika sosial agar berjalan semestinya, mendukung secara tidak langsung iklim investasi dan berusaha agar dapat berjalan dengan wajar menjadi salah satu tugas yang dijalankan oleh lembaga POLRI.
Sepanjang tahun 2010-2011 LBH membuat catatan khusus bagi institusi POLRI untuk menjadi bahan evaluasi bagi internal institusi tersebut diantaranya masih banyaknya diskriminasi penegakkan hukum dalam kasus kasus kebebasan beragama dan berkeyakinan yang kerap kali institusi kepolisian terlibat secara langsung maupun tidak langsung yang melanggar hak kebebasan beragama masyarakat. Tingkat penyiksaan dalam proses penyelidikan dan penyidikan masih tinggi. Berdasarkan riset LBH, di Jakarta saja penyiksaan masih terjadi secara sistematis dan terus menerus. Pada 2005 ditemukan 81,1 % tersangka mengalami penyiksaan saat diperiksa di tingkat kepolisian.

Angka ini bertambah pada 2008, yaitu 83,65 % tersangka mengaku mengalami penyiksaan. Yang lebih mengejutkan lagi, 77% penyiksaan dilakukan untuk memperoleh pengakuan dan mendapatkan informasi. Padahal pengakuan hanya salah satu dari lima alat bukti yang dapat digunakan oleh aparat kepolisian, belum lagi banyaknya praktik penahanan illegal, meluas, tidak adil dan boros karena bertentangan dengan konstitusi dan prinsip-prinsip hukum internasional. Menurut data LBH Jakarta, jumlah tahanan di Indonesia mencapai 47 % dari jumlah orang yang menghuni lembaga pemasyarakatan. Sampai september 2010 sebanyak 50.089 orang telah ditahan selama proses penyidikan dan persidangan. Jumlah ini mengalami peningkatan yang signifikan selama kurun waktu 5 tahun terakhir. Dan yang cukup mencerminkan kekinian dan tampak dalam kasat mata adalah semakin gampangnya POLRI melakukan penembakan terhadap tersangka teroris. Menurut data resmi yang dikeluarkan Polri, 2000 sampai 2010, sebanyak 44 teroris mati ditembak, dan 10 teroris didata tewas bunuh diri. 
POLRI yang merupakan bagian dari masyarakat sipil sebaiknya melakukan berbagai pendekatan yang menjunjung keadilan dalam menegakkan proses hukum, tetapi harus juga kita memaklumi segala upaya polri dalam membenahi institusinya secara internal, pengembangan sumber daya personil masih terus dilakukan dengan mengikuti perkembangan yang ada… semua itu butuh waktu menuju polri yang professional dan dicintai oleh masyarakatnya.., mengembangkan kemitraan dengan masyarakat merupakan salah satu pilihan yang cukup bijak dalam upaya merebut hati masyarakat, tetapi hal itu belumlah cukup disitu saja ketika selama masyarakat itu sendiri memandang dengan angker seluruh kantor polisi yang ada, hal ini mungkin akibat pengalaman kehidupan masyarakat dimasa sebelum polri melakukan pembenahan diri.
Terlepas dari itu semua, kita seyogyanya tidak pernah memberikan sedikitpun toleransi (mengutip istilah LBH “ZERO TOLERANCE”) untuk setiap aksi kekerasan yang dilakukan oleh institusi penegak hukum ini, semuanya bukanlah mencerminkan kebencian kita sebagai masyarakat kepada Polri tetapi harapan kita agar Polri semakin mendekati kenyataan dalam profesionalisme kerjanya.
Selamat HUT Bhayangkara Ke 65 tahun, semoga Polri semakin mengabdi, melindungi dan mengayomi masyarakat di negeri kita Indonesia. Sekali lagi “ZERO TOLERANCE” untuk setiap kekerasan oknum Polri, hingga kita tidak pernah melihat air mata yang mengalir lagi akibat tindakan kekerasaan atas nama penegakkan hukum yang melanggar hukum.
H.Hendra Cipta,SE @ 01 Juli 2011
Read More..........

Rabu, 29 Juni 2011

Pemerintah Harus Perhatikan Organisasi yang Peduli pada Masyarakat

(Sumber Harian Analisa)
Penasehat Paguyuban Jawa Bersatu (PJB) Sumatera Utara H Syah Afandin SH mengatakan dalam situasi dan kondisi moral bangsa yang memprihatinkan saat ini masih ada pihak yang peduli terhadap nasib sesama.
"Seharusnya pemerintah menaruh perhatian terhadap PJB Sumut yang telah berbuat untuk sesamanya. Lihatlah mereka tidak meminta apapun kepada pemerintah karena itu pemerintah harus memberikan perhatian pada mereka," ujarnya pada bhakti sosial berupa sunatan massal dan donor darah PJB Sumut di PJB Sport Center Pasar IV Mabar, Minggu (26/6).
Syah Afandin yang akrab disapa Om Din mengatakan akan protes kepada Pemko Medan yang tidak peduli terhadap organisasi kemasyarakatan seperti PJB yang peduli terhadap kehidupan sesamanya khususnya yang kurang mampu.
Pada kesempatan itu Om Din yang juga Ketua DPW PAN Sumut mengatakan, kalau kegiatan seperti ini dilakukan menjelang pemilihan legislatif atau pemilihan kepala daerah maka spanduk atau orang yang akan memberikan bantuan akan berbondong-bondong datang. "Bahkan kadang bantuan berlebihan," ujarnya.
Meskipun demikian Om Din tidak khawatir karena di PJB banyak donatur yang tidak memandang pamrih seperti Adi Munasip, Supardi (Sekretaris PAN Deli Serdang) yang akan dipilih meski tidak berkampanye pada pemilihan," ujarnya.
Tingkatkan silaturahmi
Sementara Ketua DPW PJB Sumut Drs H Adi Munasib MM menjelaskan kegiatan bertema,"Meningkatkan kepeduliaan sosial, silaturahmi dan kebersamaan untuk masa depan yang lebih baik", memang bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi pada sesama.
"Lembaga ini memang didirikan untuk membantu masyarakat Jawa khususnya dan masyarakat umumnya tanpa terkecuali," ujarnya.
Adi Munasip mengatakan, acara digelar di daerah pinggiran seperti Mabar karena di daerah ini memang yang banyak membutuhkan uluran tangan seperti sunatan massal.
Khusus bakti sosial kali ini kata Adi Munasip ditargetkan mampu menyunat sebanyak 100 anak dan mengumpul 100 kantung darah.
Terakhir ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak seperti Syah Afandin selaku penasehat, H Irianto selaku Ketua Pantia Pelaksana serta Direktur Rumah Sakit Dzoelham drg Susyanto yang bekerjasama dalam sunatan massal dan donor darah.
Sedangkan drg Susyanto sendiri mengatakan kerjasama ini saling menguntungkan kedua belah pihak. "Kami memberikan tenaga medis untuk donor darah dan sunatan massal tapi kami memeroleh darah," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan sunatan massal baik bagi kesehatan. Sunatan menjaga kebersihan sementara donor darah membersihkan diri atau darah itu sendiri.
Hadir pada kesempatan itu sesepuh PJB Sumut H Sukirman, Lurah Mabar Hilir Erwin Dalimunthe dan lainnya.
Erwin yang terlambat karena menghadiri acara di Pemko Medan mengatakan sangat mendukung kegiatan yang dilakukan PJB Sumut karena peduli terhadap masyarakat.
Read More..........
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...