Jumat, 24 Juni 2011

Pemkab DS Minta Rp8,5 M

Tarik Ulur Retribusi Pasir untuk Bandara Kualanamu
LUBUK PAKAM-Permasalahan pemenuhan kebutuhan pasir untuk penimbunan runway Bandara Kualanamu ternyata butuh keseriusan dan pembahasan lebih lanjut. Pertemuan dengan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP II) Laurentius Manurung, Kasubdit Rekayasa Bandara Ditjen Perhubungan Udara Polana, dengan Ketua DPRD Deli Serdang Ketua DPRD Hj Fatmawati Takrim, Rabu (22/6) lalu, ditindaklanjuti dengan pembicaran lanjutan, kemarin (23/6).
Pertemuan lanjutan digelar di ruang Komisi C DPRD Deli Serdang, dipimpin sekretaris komisi, Sarifudinrosa, serta dihadiri Kepala Project Implementation Unit (PIU) Angkasa Pura II, Joko Waskito, mewakili operator pembangunan Bandara Kualanamu. Hadir pula Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Pemkab Deli Serdang Drs Hasbi Budiman MSi serta Kasat Reskrim Polres Deli Serdang AKP Anggoro Wicaksono SiK SH.
Dalam pertemuan itu, pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan dukungan penuh pembangunan bandara terbesar kedua di Indonesia itu. Soal kebutuhan pasir.
Pemkab menyatakan siap membantu dengan syarat, PT Waskita Yasa selaku kontraktor pembangunan runway membayar retribusi dan pajak hasil galian C senilai Rp8,5 miliar. Perhitungan itu berdasarkan angka kebutuhan pasir sekitar 1,5 juta meter kubik dan retribusi Rp7.000 per kubik ke pemerintah kabupaten Deli Serdang.
“Pasir yang sudah sempat diterima dari penambang tetapi belum dibayarkan restribusinya akan dihitung ulang,” kata Kepala Dinas Pengelolan Keuangan Daerah Pemkab Deli Serdang Hasbi Budiman.
Sarifudirosa menambahkan, menurut Undang-undang No 4 /2009 tentang Pertambangan mineral dan batubara, pada pasal 158 setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP,IPR atau IUPR sebagaimana dimaksud dalam pasal 40 ayat (3), pasal 48, pasal 67 ayat (1), pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun  dan denda paling banyak Rp10 miliar.
“Kita berkepentingan bandara cepat selesai dibangun. Tetapi karena aturannya menyebutkan harus ada pengurusan izin, maka semua pihak wajib mengikutinya,” tegas politisi PBR itu.
Belum ada keputusan apakah PT AP II dan Ditjen Perhubungan Udara akan menerima permintaan pemkab Deli Serdang tersebut. Perwakilan pemerintah  pusat itu berjanji membahas hal di tingkat internal untuk kembali dibahas pekan depan.
Seperti diketahui, pembangunan Bandara Kualanamu yang berlokasi di Kecamatan Pantailabu dan Beringin kembali terancam molor karena ketiadan pasokan pasir untuk penimbunan runway. “Sesuai jadwal, saat ini pekerjan penimbunan runway 85 persen. Tetapi karena tidak ada pasokan pasir menjadi 81 persen, ada ketertinggalan 4 persen,” bilang pejabat SPM Satker Perhubungan Udara Sigit Widodo, PT Waskita Yasa sebagai kontraktor pembangunan runway Bandara Kualanamu membutuhkan pasir sekitar 1,5 juta meter kubik untuk kegiatan penimbunan. Sementara kegiatan penimbunan terhenti karena Pemkab Deliserdang mendesak pihak PT Waskita Yasa agar tidak menerima pasir yang berasal dari wilayah Kabupaten Deliserdang dengan alasan tidak ada satupun kegiatan tambang pasir yang memiliki izin.
Kepala Dinas Cipta Karya Pemkab Deli Serdang Abdul Haris Pane, berjanji mencarikan solusi kekurangan pasir sungai itu, dengan membuat rencana peraturan bupati tentang pengambilan pasir sungai untuk kepentingan pembangunan Bandara Kualanamu. “Sabarya masih dicari solusinya, karena ini menyankut perda yang sudah ada,” bilangnya.
Menyikapi permasalahan kebutuhan pasir ini, Departemen Perhubungan (Dephub) mengirim untuk melobi bupati Deliserdang agar tidak menyetop penambangan pasir dimaksud. “Saya sudah kirim tim ke Medan untuk bicara dengan bupati,” ujar Direktur Bandara Dephub, Bambang Cahyono, Selasa (21/6) lalu.
Bagaimana jika tim lobi tetap tidak berhasil? Bambang mengancam akan melaporkan masalah ini ke Wapres Boediono dan Unit Kerja Presiden Bidang Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4). “Kalau tetap tidak selesai, kita bawa ke setwapres dan UKP4,” tegasnya.
Bambang menjelaskan, masalah penambangan pasir itu muncul lantaran ada perubahan kebijakan dari bupati Deliserdang. Sebelumnya, katanya, izin penambangan pasir cukup dikelurkan oleh camat. “Ada perubahan policy (kebijakan), sekarang harus diurus ke bupati. Ini yang jadi persoalan,” paparnya.
Dia berharap agar semua pihak mendukung proyek pembangunan bandara Kualanamu, sebagai proyek nasional. “Ini bukan proyek pemda. Kita mohon pengertian pemda. Kalau dulu sudah ada persetujuan, ya harus terus didukung dong. Kalau tidak, kita repot,” ujarnya lagi.(btr-SUMUT POS)
Read More..........

Seperti Bom, Tubuh Empat Pekerja Melepuh


MEDAN-Gudang pengisian tabung gas Aceteline milik PT Sinar Bakti Mas di Gang Becek Desa Batu, Penjemuran, Kecamatan Namorambe, Deliserdang meledak, Kamis (23/6) sekira pukul 07.30 WIB.
Ledakan besar yang terdengar hingga radius ratusan meter tersebut, menyebabkan empat orang pekerja luka-luka.
Empat pekerja yang mengalami luka-luka masing-masing Firmansyah (42), warga Jalan Karya Jaya Gang Eka Bakti, Legino (29), warga Desa Batu Penjemuran, Dusun II, Namorambe dan Ngatimo (27), warga Delitua. Ketiganya dirawat intensif di RS Mitra Sejati, Titi Kuning. Satu pekerja lagi Fendi (27), warga Delitua sudah  pulang ke rumah karena mengalami cedera ringan.
Keterangan pekerja, ledakan itu terjadi tiba-tiba. “Nggak tahu bang, tiba-tiba saja meledak. Sekitar jam 07.30 WIB tadi.
Korbannya sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Yani, penjaga gudang, saat ditemui Sumut Pos di lokasi kejadian.
Sugio, mandor gudang menjelaskan, saat itu terjadi ledakan pengisian gas untuk pengelasan telah selesai.
“Si Ngatimo (korban luka bakar, Red) saat itu sudah menutup semua saluran pengisian. Mungkin saja ada gas yang bocor dan ada percikan api,” ungkap Sugio.
Diutarakannya, sebelum kejadian itu dirinya berada di salah satu rumah terdekat dari gudang itu. Mendengar ada ledakan, Sugio langsung menuju lokasi kejadian. Saat itu, masih terlihat api yang masih menyambar, dan tak berapa lama genteng atap gudang tersebut ambruk dan membuat debu beterbangan sehingga menutupi pandangan mata.
“Habis ledakan, aku nampak si Ngatimo. Wajah dan badannya melepuh karena ledakan itu. Dia yang paling parah. Yang cukup parah lainnya si Firmansyah, tangannya melepuh. Yang lainnya nggak terlalu parah,” bebernya.
Diterangkannya, pengisian gas untuk pengelasan di gudang tersebut telah beroperasi sejak 30 tahun lalu. Dan kejadian ledakan tersebut, merupakan yang pertama kalinya. Hendra, warga sekitar yang ditemui dilokasi kejadian menuturkan, saat ledakan terjadi, dirinya sempat merasakan adanya getaran sehingga salah satu kaca rumahnya pecah. Padahal, jarak antara rumahnya dengan lokasi kejadian sekitar 500 meter.
“Waktu ledakan itu, saya lagi mau keluar rumah. Tiba-tiba dengar seperti suara bom meledak. Rasanya goyang-goyang, dan satu kaca jendela rumah ku pecah,” aku Hendra.
“Saya dengar suara ledakan lalu saya mencoba menyelamatkan kawan-kawan tapi saya tidak tahu entah dari mana tiba-tiba saya kena ledakan gas. Saya kemudian dibawa ke rumah sakit,” kata Firmansyah, salah seorang pekerja yang jadi korban.
Diterangkannya, dia tidak tahu pasti penyebab ledakan namun diduga dari selang penyambung gas. “Ledakan diduga dari sambungan gas dan langsung mengenai kami. Saya tidak tahu pasti dari tabung gas yang mana,” cetusnya.
Hal senada juga diungkapkan korban lainnya, Legino. Menurutnya, dia tidak tahu penyebab ledakan tabung gas itu. “Tidak tahu persis penyebabnya dan saya sudah dibawa ke sini. Ledakannya di belakang tempat kami kerja dan tidak jauh dari tempat saya mengelas dan meledaknya pas kami kerja,” ucapnya.
Usai kejadian, tak berapa lama lokasi tersebut dipasang police line oleh persone Polsek Namorambe guna penyelidikan. (ari/jon/sumber : SUMUT POS)
Read More..........

Kamis, 23 Juni 2011

Salinan Lampiran SK DPP PAN No: PAN/A/Kpts/KU-SJ/032/IX/2010

Tentang: Pengesahan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Provinsi Sumatera Utara Priode 2010-2015

I. Majelis Penasehat Partai Wilayah ( MPPW )
Ketua : Prof. H Hasnil Basri, SH
Wakil Ketua : dr H Zulkarnain Tala
Wakil Ketua : H Azwir Syofyan
Wakil Ketua : Prof. Dr Chalida Fachruddin
Sekretaris : Dil. Ing. Syaiful Hakim Lubis
Wakil Sekretaris : Dr Wilson Rimba
Anggota : Drs. H Husna Harahap
Anggota : H Jamaluddin Hanaria
Anggota : Munir Hasyim
Anggota : H Arkiman Sikumbang
Anggota : H Sotar Duga Panggabean

II. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)
Ketua : H Syah Afandin SH
Wakil ketua : Abdul Hakim Siagian SH Mhum
Wakil ketua : H Yusaldi, SH
Wakil ketua : H Ubay Nasrul, SE
Wakil ketua : Drs. H Adi Munasip, MM
Wakil ketua : Irwansyah Damanik SE
Wakil ketua : Drs. H Asrul Qidam
Wakil ketua : Dra Nur Rahma Amini M Ag
Wakil ketua : Hapcin Suhairy, SE Msi
Wakil ketua : H Hendra Cipta SE
Wakil ketua : Zulkifli Husein, SE
Wakil ketua : H Isfan F Fachruddin, SE MSP
Wakil ketua : Muslim Simbolon S Ag
Wakil ketua : Maratua Siregar
Wakil ketua : H Ahmad Arif SE MM
Wakil ketua : Tjia Sutanto Wijaya
Wakil ketua : St Jahormat Hutasoit

Sekretaris : Drs Parluhutan Siregar
Wakil Sekretaris : Drs Aripay Tambunan MM
Wakil Sekretaris : Ir Ahmad Tarmizi Hutasuhut
Wakil Sekretaris : Edi Syaputra ST
Wakil Sekretaris : Suhandi
Wakil Sekretaris : Agus Salim Ujung
Wakil Sekretaris : Syahril SH SpN
Wakil Sekretaris : Amanda Litania
Wakil Sekretaris : Ir. H Edi Kusheriadi
Wakil Sekretaris : Zulham Ahmadi SE
Wakil Sekretaris : Ichsan Lubis
Wakil Sekretaris : Zulkifli Harahap
Wakil Sekretaris : Pendi Pohan
Wakil Sekretaris : Efdy Boy Nasution, SH
Wakil Sekretaris : Amran Sagala
Wakil Sekretaris : Jarusdan Saragih, MBA
Wakil Sekretaris : Syurkani

Bendahara : Usman hasibuan S Ag
Wakil Bendahara : Darwis Lubis
Wakil Bendahara : Zulbadri
Wakil Bendahara : Ir Irwan Amin
Wakil Bendahara : Osaka Hendra Ginting
Wakil Bendahara : Dwi Widiyanto
Wakil Bendahara : Drg. Amir Salim M Kes
Wakil Bendahara : Sugiharto
Wakil Bendahara : A. Lok Damianus Pinem
Wakil Bendahara : M Taufik MA
Wakil Bendahara : H Syafnil
Wakil Bendahara : Isa Anshari
Wakil Bendahara : Chairul Bariah
Wakil Bendahara : Efrilda Susanti S Sos
Wakil Bendahara : Raja Mangembang
Wakil Bendahara : Zuraidah
Wakil Bendahara : Fauzan 



www.dpwpansumut.com
Read More..........

Molor Pelayanan Satu Atap Hambat Investasi

Read More..........
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...